2 Bendera Negara dengan Kalimat Syahadat, Lengkap dengan Sejarahnya

Selasa, 19 September 2023 - 15:28 WIB
loading...
2 Bendera Negara dengan...
Bendera Arab Saudi menampilkan kalimat syahadat, demikian juga bendera Afghanistan sejak dikuasai Taliban. Foto/Reuters
A A A
KABUL - Tidak banyak bendera negara yang menggunakan kalimat syahadat. Satu negara yang identik dengan bendera bertuliskan syahadat ini adalah Arab Saudi .

Selain Arab Saudi, rupanya ada satu negara mayoritas muslim lain yang menggunakan kalimat tersebut di benderanya.

Kalimat Syahadat yang memiliki arti "Tidak ada Tuhan selain Allah, Muhammad adalah utusan Allah" ini telah menjadi kalimat sakral bagi umat muslim. Bahkan setiap orang yang hendak masuk Islam ini harus membaca kalimat itu terlebih dahulu.

2 Bendera Negara dengan Kalimat Syahadat

1. Arab Saudi

Bendera Saudi pertama kali dikibarkan pada tahun 1727 oleh pendiri Negara Saudi Pertama Imam Mohammed bin Saud. Meskipun sempat ada beberapa transformasi di bendera tersebut, kalimat syahadat yang ada tak pernah hilang.

Selama tahun-tahun awal pemerintahan Raja Abdulaziz, bendera itu berbentuk persegi, dengan Syahadat di tengah dan dua pedang bersilang di atasnya.

Perubahan diperkenalkan segera setelah itu, dengan dua pedang bersilang digantikan oleh satu pedang yang berada di bawah Kalimat Syahadat pada 15 Maret 1973 menurut laman Britannica.

Baca Juga: 6 Kontroversi Visi 2030 Pangeran Mohammed bin Salman, Paling Utama Masih Bergantung pada Minyak dan Tenaga Kerja Asing

2. Afghanistan

Pada tahun 2022 lalu, Taliban yang berhasil merebut Afghanistan sempat mengganti bendera negaranya dengan bendera berwarna putih bertuliskan Kalimat Syahadat.

Sebenarnya bendera putih bertuliskan kalimat syahadat ini sempat menjadi bendera negara Afghanistan pada tahun 1996 silam ketika Taliban merebut Kabul setelah dua tahun pertempuran, mendeklarasikan Afghanistan sebagai emirat Islam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Kecelakaan Maut Minibus...
Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Truk, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved