Daftar Tahanan AS dan Iran yang Dibebaskan dalam Pertukaran, Total 10 Orang
Selasa, 19 September 2023 - 13:45 WIB
loading...
A
A
A
Mereka berdua dijatuhi hukuman 10 tahun penjara pada tahun 2016 atas tuduhan memata-matai dan bekerja sama dengan pemerintah AS.
Baquer Namazi, mantan gubernur provinsi Iran dan mantan pejabat UNICEF yang juga memiliki kewarganegaraan ganda, dimasukkan ke dalam tahanan rumah pada tahun 2018 karena alasan medis dan meninggalkan Iran pada tahun 2022 untuk perawatan medis.
Selain tiga tahanan tersebut, ada pula lima nama yang ditahan di Amerika Serikat. Dikutip dari Reuters, mereka adalah Mehrdad Moin-Ansari, Kambiz Attar-Kashani, Reza Sarhangpour-Kafrani, Amin Hassanzadeh dan Kaveh Afrasiabi, menurut para pejabat Iran.
Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan dua warga Iran yang dibebaskan berdasarkan perjanjian itu akan tetap berada di Amerika Serikat dan salah satu warga Iran akan terbang ke negara ketiga untuk bergabung dengan keluarganya, sementara dua orang lainnya akan pulang ke negara masing-masing.
Masih belum diketahui profil lengkap dari kelima tahanan Iran yang berada di AS ini karena minimnya sumber dan media yang membahas.
Baquer Namazi, mantan gubernur provinsi Iran dan mantan pejabat UNICEF yang juga memiliki kewarganegaraan ganda, dimasukkan ke dalam tahanan rumah pada tahun 2018 karena alasan medis dan meninggalkan Iran pada tahun 2022 untuk perawatan medis.
4. Tahanan Iran di AS
Selain tiga tahanan tersebut, ada pula lima nama yang ditahan di Amerika Serikat. Dikutip dari Reuters, mereka adalah Mehrdad Moin-Ansari, Kambiz Attar-Kashani, Reza Sarhangpour-Kafrani, Amin Hassanzadeh dan Kaveh Afrasiabi, menurut para pejabat Iran.
Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan dua warga Iran yang dibebaskan berdasarkan perjanjian itu akan tetap berada di Amerika Serikat dan salah satu warga Iran akan terbang ke negara ketiga untuk bergabung dengan keluarganya, sementara dua orang lainnya akan pulang ke negara masing-masing.
Masih belum diketahui profil lengkap dari kelima tahanan Iran yang berada di AS ini karena minimnya sumber dan media yang membahas.
(sya)
Lihat Juga :