Lavrov: Rencana Perdamaian Zelensky Bertujuan Kalahkan Rusia Secara Strategis
Sabtu, 16 September 2023 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Mereka menggambarkan pendekatan ini tidak lain sebagai penipuan yang terang-terangan.
Zelensky mengatakan pada musim gugur tahun 2022 bahwa Kiev memiliki rencana perdamaiannya sendiri untuk mengakhiri konflik yang sedang berlangsung dan pada saat yang sama menandatangani undang-undang yang melarang pembicaraan damai dengan Rusia.
Moskow berulang kali menekankan mereka terbuka untuk negosiasi yang menghormati kepentingan rakyat Rusia dan mengakui “realitas teritorial baru”.
Pejabat Kremlin juga mengatakan Kiev tampaknya tidak tertarik untuk merundingkan solusi atas krisis saat ini.
Lavrov menambahkan “plot nyata” muncul seputar isu perundingan perdamaian Rusia-Ukraina, yang berupaya “menjungkirbalikkan segalanya”.
“Satu plot nyata muncul seputar apa yang disebut negosiasi, upaya membalikkan segalanya melalui diplomasi semu. Seperti yang dilakukan pada awal peristiwa di Ukraina, yang selama bertahun-tahun telah diprioritaskan oleh rekan-rekan Barat kami, terutama Amerika Serikat dan Inggris,” papar Lavrov.
Zelensky mengatakan pada musim gugur tahun 2022 bahwa Kiev memiliki rencana perdamaiannya sendiri untuk mengakhiri konflik yang sedang berlangsung dan pada saat yang sama menandatangani undang-undang yang melarang pembicaraan damai dengan Rusia.
Moskow berulang kali menekankan mereka terbuka untuk negosiasi yang menghormati kepentingan rakyat Rusia dan mengakui “realitas teritorial baru”.
Pejabat Kremlin juga mengatakan Kiev tampaknya tidak tertarik untuk merundingkan solusi atas krisis saat ini.
Lavrov menambahkan “plot nyata” muncul seputar isu perundingan perdamaian Rusia-Ukraina, yang berupaya “menjungkirbalikkan segalanya”.
“Satu plot nyata muncul seputar apa yang disebut negosiasi, upaya membalikkan segalanya melalui diplomasi semu. Seperti yang dilakukan pada awal peristiwa di Ukraina, yang selama bertahun-tahun telah diprioritaskan oleh rekan-rekan Barat kami, terutama Amerika Serikat dan Inggris,” papar Lavrov.
Lihat Juga :