Setelah 1 Bulan Tidak Aktif, Militer AS Kembali Aktifkan Penerbangan Drone di Niger
Jum'at, 15 September 2023 - 08:19 WIB
loading...
A
A
A
Pekan lalu, penguasa militer baru Niamey mengumumkan bahwa mereka telah membuka kembali wilayah udara negara itu untuk semua penerbangan komersial, yang telah ditutup sejak awal Agustus, hanya beberapa hari setelah mereka mengambil alih pemerintahan.
Namun, seorang pejabat militer AS mengatakan kepada kantor berita VOA dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Jumat bahwa akses penerbangan komersial belum “menormalkan” frekuensi penerbangan drone.
Pentagon sebelumnya mengatakan beberapa personel dan aset militernya telah dipindahkan dari pangkalan udara dekat ibu kota Niger ke pangkalan udara lain di Agadez, tempat tentara menerbangkan drone sejak 2019.
Sabrina Singh, wakil sekretaris pers Pentagon, mengklarifikasi bahwa langkah tersebut hanya merupakan tindakan pencegahan. Dia menekankan bahwa tidak ada ancaman terhadap pasukan AS atau kekerasan di lapangan.
Sekretaris Pers Departemen Pertahanan AS Brigadir Jenderal Patrick Ryder juga dilaporkan mengkonfirmasi bahwa Washington kembali melakukan misi terbang di Niger, tetapi hanya untuk “memantau ancaman demi tujuan perlindungan pasukan.”
Namun, seorang pejabat militer AS mengatakan kepada kantor berita VOA dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Jumat bahwa akses penerbangan komersial belum “menormalkan” frekuensi penerbangan drone.
Pentagon sebelumnya mengatakan beberapa personel dan aset militernya telah dipindahkan dari pangkalan udara dekat ibu kota Niger ke pangkalan udara lain di Agadez, tempat tentara menerbangkan drone sejak 2019.
Sabrina Singh, wakil sekretaris pers Pentagon, mengklarifikasi bahwa langkah tersebut hanya merupakan tindakan pencegahan. Dia menekankan bahwa tidak ada ancaman terhadap pasukan AS atau kekerasan di lapangan.
Sekretaris Pers Departemen Pertahanan AS Brigadir Jenderal Patrick Ryder juga dilaporkan mengkonfirmasi bahwa Washington kembali melakukan misi terbang di Niger, tetapi hanya untuk “memantau ancaman demi tujuan perlindungan pasukan.”
(ahm)
Lihat Juga :