China Makin Agresif, 68 Pesawat Tempur dan 10 Kapalnya Dekati Taiwan
Jum'at, 15 September 2023 - 00:32 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian Pertahanan Jepang juga mengatakan pada hari Rabu bahwa Angkatan Laut-nya telah mendeteksi enam kapal-–termasuk fregat, kapal perusak, satu kapal pendukung tempur cepat dan kapal induk Shandong-–berlayar melintasi perairan sekitar 650 kilometer (400 mil) selatan pulau Miyakojima, sebelah timur Taiwan.
Kementerian itu juga mengonfirmasi bahwa jet tempur dan helikopter terdeteksi lepas landas dan mendarat dari kapal induk Shandong.
"Militer China telah ditugaskan untuk mengembangkan kemampuan untuk mengambil alih Taiwan," kata Bonnie Glaser, pakar tentang China di German Marshall Fund yang berbasis di Washington DC.
“Latihan militer tersebut bertujuan untuk mengembangkan dan melatih kemampuan tersebut,” lanjut Glaser, seperti dikutip AFP.
“Kita memperkirakan tren ini akan terus berlanjut, dengan meningkatnya tekanan terhadap Taiwan.”
James Char, peneliti di Universitas Teknologi Nanyang Singapura, mengatakan aktivitas militer China di sekitar Taiwan—khususnya serbuan udara ke zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) pulau itu—telah menjadi “kejadian biasa”.
Namun, imbuh Char, semua aktivitas tersebut, tanpa kecuali, merupakan operasi di bawah ambang batas perang dan terjadi di luar wilayah udara teritorial Taiwan.
China belum memberikan komentar resmi mengenai latihan apa pun yang dilakukan di Pasifik Barat.
Kementerian itu juga mengonfirmasi bahwa jet tempur dan helikopter terdeteksi lepas landas dan mendarat dari kapal induk Shandong.
"Militer China telah ditugaskan untuk mengembangkan kemampuan untuk mengambil alih Taiwan," kata Bonnie Glaser, pakar tentang China di German Marshall Fund yang berbasis di Washington DC.
“Latihan militer tersebut bertujuan untuk mengembangkan dan melatih kemampuan tersebut,” lanjut Glaser, seperti dikutip AFP.
“Kita memperkirakan tren ini akan terus berlanjut, dengan meningkatnya tekanan terhadap Taiwan.”
James Char, peneliti di Universitas Teknologi Nanyang Singapura, mengatakan aktivitas militer China di sekitar Taiwan—khususnya serbuan udara ke zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) pulau itu—telah menjadi “kejadian biasa”.
Namun, imbuh Char, semua aktivitas tersebut, tanpa kecuali, merupakan operasi di bawah ambang batas perang dan terjadi di luar wilayah udara teritorial Taiwan.
China belum memberikan komentar resmi mengenai latihan apa pun yang dilakukan di Pasifik Barat.
Lihat Juga :