Yunani Pesan 50 Drone Turki Meski Kedua Negara Tegang
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 20:01 WIB
loading...
Drone Bayraktar TB2 di Bandara Gecitkale pada 16 December 2019. Foto/Memo/AFP
A
A
A
ATHENA - Perusahaan drone swasta asal Turki mendapat kontrak untuk menjual 50 drone taktis mini pada Kementerian Pertahanan (Kemhan) Yunani .
Kontrak itu tetap berjalan meski terjadi ketegangan antara kedua negara dalam masalah sumber daya energi di Mediterania Timur dan perbatasan maritim Turki.
Menurut pengumuman Assuva Savunma Sanayi Company pekan ini, dua drone buatannya yakni Proton Elic RB-128 telah dikirim ke Yunani dan lolos tes persyaratan penerimaan.
Ini menjadi kesepakatan ekspor pertama bagi perusahaan itu ke negara anggota Uni Eropa (UE) dan NATO. Drone yang sama telah dijual ke berbagai negara lain, termasuk China dan Sri Lanka serta pada pasukan bersenjata Turki.
“Drone taktis dapat digunakan untuk operasi search and rescue (SAR) dan memiliki kamera thermal yang dapat menangkap gambar dari jarak 1 km dan hingga 50 meter di bawah tanah,” ungkap laporan Memo dari pengumuman perusahaan.
Kontrak itu tetap berjalan meski terjadi ketegangan antara kedua negara dalam masalah sumber daya energi di Mediterania Timur dan perbatasan maritim Turki.
Menurut pengumuman Assuva Savunma Sanayi Company pekan ini, dua drone buatannya yakni Proton Elic RB-128 telah dikirim ke Yunani dan lolos tes persyaratan penerimaan.
Ini menjadi kesepakatan ekspor pertama bagi perusahaan itu ke negara anggota Uni Eropa (UE) dan NATO. Drone yang sama telah dijual ke berbagai negara lain, termasuk China dan Sri Lanka serta pada pasukan bersenjata Turki.
“Drone taktis dapat digunakan untuk operasi search and rescue (SAR) dan memiliki kamera thermal yang dapat menangkap gambar dari jarak 1 km dan hingga 50 meter di bawah tanah,” ungkap laporan Memo dari pengumuman perusahaan.
Lihat Juga :