Kekuatan Militer Rusia dan Myanmar Jika Berkoalisi

Rabu, 13 September 2023 - 10:59 WIB
loading...
Kekuatan Militer Rusia...
Parade militer untuk memperingati Hari Angkatan Bersenjata ke-72 di ibu kota Naypyitaw, Myanmar, 27 Maret 2017. Foto/REUTERS/Soe Zeya Tun
A A A
MOSKOW - Rusia jadi negara yang punya hubungan baik dengan Myanmar, lebih tepatnya bertugas sebagai pemasok senjata dan pemberi dukungan diplomatik pada junta militer di Negara Asia Tenggara tersebut.

Myanmar kini memang tengah dilanda masalah dengan munculnya banyak pembelot dari kalangan warga sipil, aktivis, hingga pejabat oposisi. Mereka berjuang untuk menggulingkan pemerintahan Junta militer yang telah dua tahun berkuasa.

Pasokan senjata dari Rusia ke Myanmar sendiri bukan baru-baru ini diberlakukan, namun sudah ada sejak tahun 2021 lalu.

Moskow telah memasok berbagai persenjataan seperti sistem rudal, peralatan radar, helikopter M-17, jet tempur Su-30, hingga sistem rudal anti pesawat untuk Junta.

Senjata dari Rusia ini dikerahkan oleh pasukan Junta untuk melawan kelompok pejuang perlawanan. Pemberian senjata ini seakan membuat Moskow memiliki pijakan di Asia Tenggara dan mempunyai negara koalisi baru.

Meskipun Myanmar bukanlah negara yang punya kekuatan militer berbahaya, dan sedang mengalami banyak masalah internal, menarik untuk mengetahui seberapa besar kekuatan koalisi antara Myanmar dengan Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Bunuh Tentara AS, Militer...
Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Rekomendasi
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
Aktivis Pemuda Apresiasi...
Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol
Gibran Duduk di Barisan...
Gibran Duduk di Barisan Menteri saat Sidang Kabinet, Mensesneg Beri Penjelasan
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved