Warga Malaysia dan Indonesia Dukung Ulama Terjun ke Dunia Politik
Rabu, 13 September 2023 - 02:53 WIB
loading...
A
A
A
Responden di Indonesia dan Malaysia umumnya paling mendukung keterlibatan politik para pemimpin agama.
Sekitar dua pertiga responden di Malaysia dan 57% responden di Indonesia mengatakan bahwa pemimpin agama mereka harus mengungkapkan secara terbuka politisi atau partai politik yang mereka dukung.
Sebaliknya, jumlahnya berkisar antara 29 hingga 47% responden di Singapura, Sri Lanka, Thailand, dan Kamboja.
Selain itu, 54% responden di Malaysia ingin agar pemimpin agama mereka terjun ke dunia politik, dibandingkan dengan 48 persen di Indonesia dan 45 persen di Kamboja.
Kurang dari 30% responden di Sri Lanka, Thailand, dan Singapura mendukung pemimpin agama mereka menjadi politisi.
Meskipun demikian, survei tersebut menambahkan bahwa sebagian besar umat Buddha di Thailand, Kamboja, dan Sri Lanka lebih suka mendasarkan hukum nasional mereka pada dharma Buddha – sebuah konsep luas yang mencakup pengetahuan, doktrin, dan praktik yang berasal dari ajaran Buddha.
Perspektif ini hampir disetujui oleh umat Buddha di Kamboja, dimana 96% mendukung undang-undang nasional berdasarkan ajaran dan praktik Buddha. Sementara itu, 56% umat Buddha di Thailand memiliki sentimen serupa.
Demikian pula, sebagian besar umat Islam di Malaysia dan Indonesia mendukung syariah sebagai hukum resmi negara tersebut, dengan 86% responden dari Malaysia dan 64% di Indonesia mendukung hal ini.
Sekitar dua pertiga responden di Malaysia dan 57% responden di Indonesia mengatakan bahwa pemimpin agama mereka harus mengungkapkan secara terbuka politisi atau partai politik yang mereka dukung.
Sebaliknya, jumlahnya berkisar antara 29 hingga 47% responden di Singapura, Sri Lanka, Thailand, dan Kamboja.
Selain itu, 54% responden di Malaysia ingin agar pemimpin agama mereka terjun ke dunia politik, dibandingkan dengan 48 persen di Indonesia dan 45 persen di Kamboja.
Kurang dari 30% responden di Sri Lanka, Thailand, dan Singapura mendukung pemimpin agama mereka menjadi politisi.
Meskipun demikian, survei tersebut menambahkan bahwa sebagian besar umat Buddha di Thailand, Kamboja, dan Sri Lanka lebih suka mendasarkan hukum nasional mereka pada dharma Buddha – sebuah konsep luas yang mencakup pengetahuan, doktrin, dan praktik yang berasal dari ajaran Buddha.
Perspektif ini hampir disetujui oleh umat Buddha di Kamboja, dimana 96% mendukung undang-undang nasional berdasarkan ajaran dan praktik Buddha. Sementara itu, 56% umat Buddha di Thailand memiliki sentimen serupa.
Demikian pula, sebagian besar umat Islam di Malaysia dan Indonesia mendukung syariah sebagai hukum resmi negara tersebut, dengan 86% responden dari Malaysia dan 64% di Indonesia mendukung hal ini.
(ahm)
Lihat Juga :