Wanita Israel yang Diculik Hizbullah di Irak Diklaim sebagai Mata-mata Mossad
Selasa, 12 September 2023 - 12:23 WIB
loading...
Elizabeth Tsurkov, peneliti Rusia-Israel yang diculik Hizbullah di Irak sejak Maret lalu diklaim sebagai mata-mata Mossad. Foto/Electronic Intifada
A
A
A
TEL AVIV - Peneliti Rusia-Israel, Elizabeth Tsurkov, yang diculik Hizbullah di Irak sejak Maret lalu adalah mata-mata Mossad. Klaim ini disampaikan dua tokoh Inggris; sosiolog David Miller dan mantan anggota Parlemen Chris Williamson.
Tsurkov, wanita yang sedang melakukan penelitian di Irak atas nama Universitas Princeton, diculik oleh Hizbullah pada bulan Maret. Israel menyangkal bahwa pria itu bekerja untuk Mossad—badan intelijen Israel untuk operasi asing.
“Tahukah Anda ayah Elizabeth Tsurkov, orang Rusia-Israel yang hilang di Irak, adalah bagian dari rencana intelijen Israel di Uni Soviet untuk merekrut pemukim ke Palestina?” tulis David Miller di media sosial X, Senin, yang dilansir Jerusalem Post, Selasa (12/9/2023).
Baca Juga: Mossad Takut Rusia Beri Iran Senjata Canggih yang Bisa Lenyapkan Israel
Miller juga membagikan artikel yang ditulisnya untuk media Iran yang mengeklaim bahwa wanita itu pernah menjadi anggota intelijen militer saat berada di pasukan Israel selama perang Lebanon tahun 2006 dan bahwa dia tetap berada di pasukan cadangan militer Israel hingga setidaknya Agustus 2011.
Sebagai bukti klaimnya, Miller menarik perhatian pada fakta bahwa Tsurkov memasuki Irak menggunakan paspor Rusia dan tidak memperhatikan kewarganegaraan Israel-nya.
Tsurkov, wanita yang sedang melakukan penelitian di Irak atas nama Universitas Princeton, diculik oleh Hizbullah pada bulan Maret. Israel menyangkal bahwa pria itu bekerja untuk Mossad—badan intelijen Israel untuk operasi asing.
“Tahukah Anda ayah Elizabeth Tsurkov, orang Rusia-Israel yang hilang di Irak, adalah bagian dari rencana intelijen Israel di Uni Soviet untuk merekrut pemukim ke Palestina?” tulis David Miller di media sosial X, Senin, yang dilansir Jerusalem Post, Selasa (12/9/2023).
Baca Juga: Mossad Takut Rusia Beri Iran Senjata Canggih yang Bisa Lenyapkan Israel
Miller juga membagikan artikel yang ditulisnya untuk media Iran yang mengeklaim bahwa wanita itu pernah menjadi anggota intelijen militer saat berada di pasukan Israel selama perang Lebanon tahun 2006 dan bahwa dia tetap berada di pasukan cadangan militer Israel hingga setidaknya Agustus 2011.
Sebagai bukti klaimnya, Miller menarik perhatian pada fakta bahwa Tsurkov memasuki Irak menggunakan paspor Rusia dan tidak memperhatikan kewarganegaraan Israel-nya.
Lihat Juga :