Jangan Anggap Remeh! Inilah 4 Jenis Kapal Selam yang Dimiliki Korea Utara

Sabtu, 09 September 2023 - 13:22 WIB
loading...
Jangan Anggap Remeh!...
Korea Utara meluncurkan kapal selam serangan nuklir taktis baru. Foto/kcna
A A A
PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un telah menyusun program modernisasi untuk memperbarui persenjataan negaranya pada era Perang Dingin untuk operasi abad ke-21.

Langkah itu dilakukan seiring sikap negara yang siap mempertahankan diri kapan saja. Negara ini secara teknis masih berperang dengan Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) karena tidak adanya perjanjian damai yang mengakhiri perang yang dimulai pada tahun 1950.

Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK) meluncurkan kapal selam terbarunya, diberi nama Hero Kim Kun Ok, pada Jumat (8/9/2023).

Digambarkan sebagai “kapal selam serangan nuklir taktis,” kapal tersebut merupakan rekonstruksi dari kapal selam yang sudah ada menjadi kapal selam yang mampu membawa senjata nuklir taktis, menurut Kim Jong-un.

Tidak banyak yang diketahui tentang kapal tersebut, termasuk perpindahannya, total persenjataan, atau rincian lainnya.

Beberapa pengamat Barat berpendapat kapal selam tersebut mungkin didasarkan pada kapal selam Project 633 (nama pelaporan NATO Romeo) era Soviet, namun hal tersebut belum dikonfirmasi pejabat Korea Utara.

“Kapal selam serangan nuklir, yang selama beberapa dekade merupakan simbol agresi terhadap republik kita, kini telah menjadi simbol kekuatan revolusioner kita untuk menimbulkan ketakutan di hati musuh-musuh kita yang keji,” ungkap Kim seperti dikutip oleh media Korea Utara.

Hero Kim Kun Ok bergabung dengan Angkatan Laut Rakyat Korea (KPN) dengan puluhan kapal selam lain di dalamnya dari empat kelas berbeda:

1. Kelas Sinpo


Juga disebut kelas Gorae (kelas Paus) atau kelas Pongdae, ini adalah kapal selam terbaru dan terbesar milik DPRK yang masih beroperasi.

Jangan Anggap Remeh! Inilah 4 Jenis Kapal Selam yang Dimiliki Korea Utara


Sejauh ini hanya ada satu kapal selam yang ada: 8.24 Yongung (Pahlawan 24 Agustus), dan tidak jelas apakah Pyongyang memiliki rencana membangun lebih banyak kapal selam atau menggunakan kapal selam ini sebagai kapal percobaan.

Beberapa laporan Barat menyebutkan sebanyak enam kapal selam saat ini sedang dibangun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Setelah Bikin Marah...
Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Bikin Bangga, Film Horor...
Bikin Bangga, Film Horor Terbaru Anggy Umbara World Premiere di Korea
Iran Ancam Beri Balasan...
Iran Ancam Beri Balasan Atas Serangan AS, IRGC Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9
Trump Hentikan Seluruh...
Trump Hentikan Seluruh Kerja Sama Perdagangan dengan Spanyol, Kenapa?
Rekomendasi
Rahasia di Balik Sepatu...
Rahasia di Balik Sepatu Pink Timnas Inggris
Sahroni Dukung Polri...
Sahroni Dukung Polri Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara Penyebab Blackout
Pramono Anung Resmikan...
Pramono Anung Resmikan Mayapada Hospital Jakarta Timur, Fokus Layani Ibu dan Anak
Berita Terkini
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved