Keduanya Bersenjata Nuklir, Rusia dan China Membuat AS Sakit Kepala
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 04:25 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengutip "ekspansi luar biasa" dalam hal kemampuan militer China untuk memasukkan penambahan rudal jelajah yang diluncurkan melalui udara ke dalam gudang senjata strategisnya.
"Namun yang sama pentingnya dan tepat 'di bawah radar' dari pembangunan militer adalah pembentukan Coast Guard pada 2013 yang memiliki lebih dari 250 kapal yang beroperasi di laut China Timur dan Selatan yang mendukung klaim teritorial Beijing di perairan tersebut. China dapat menjadi pesaing senjata strategis bagi AS pada akhir dekade ini," papar Richard.
Moskow dan Beijing yang memodernisasi dan memperluas kekuatan nuklir mereka, percaya bahwa ancaman penggunaannya akan memengaruhi peristiwa yang menguntungkan mereka selama krisis di Laut China Selatan atau Eropa Timur.
Menurut Richard, pencegahan nuklir berbeda di abad ke-21 daripada di Perang Dingin. "Anda bisa merasakan ancamannya," ujarnya.
Karena ada konsensus, investasi yang dilakukan dalam tiga serangkai sistem senjata strategis Amerika—kapal selam rudal balistik, pembom dan rudal balistik antarbenua berbasis darat—memberikan margin keselamatan yang mencegah Uni Soviet dari menggunakan senjatanya untuk mendapatkan keuntungan dalam krisis.
Richard tidak berharap melihat penurunan dukungan Kongres AS untuk upaya modernisasi senjata Pentagon saat ini karena dampak pandemi Covid-19 pada anggaran federal.
"Namun yang sama pentingnya dan tepat 'di bawah radar' dari pembangunan militer adalah pembentukan Coast Guard pada 2013 yang memiliki lebih dari 250 kapal yang beroperasi di laut China Timur dan Selatan yang mendukung klaim teritorial Beijing di perairan tersebut. China dapat menjadi pesaing senjata strategis bagi AS pada akhir dekade ini," papar Richard.
Moskow dan Beijing yang memodernisasi dan memperluas kekuatan nuklir mereka, percaya bahwa ancaman penggunaannya akan memengaruhi peristiwa yang menguntungkan mereka selama krisis di Laut China Selatan atau Eropa Timur.
Menurut Richard, pencegahan nuklir berbeda di abad ke-21 daripada di Perang Dingin. "Anda bisa merasakan ancamannya," ujarnya.
Karena ada konsensus, investasi yang dilakukan dalam tiga serangkai sistem senjata strategis Amerika—kapal selam rudal balistik, pembom dan rudal balistik antarbenua berbasis darat—memberikan margin keselamatan yang mencegah Uni Soviet dari menggunakan senjatanya untuk mendapatkan keuntungan dalam krisis.
Richard tidak berharap melihat penurunan dukungan Kongres AS untuk upaya modernisasi senjata Pentagon saat ini karena dampak pandemi Covid-19 pada anggaran federal.
Lihat Juga :