China Hendak Bangun Kota Baru Seukuran 3 Kali New York

Selasa, 04 April 2017 - 17:32 WIB
China Hendak Bangun...
China Hendak Bangun Kota Baru Seukuran 3 Kali New York
A A A
BEIJING - Pemerintah China berencana membangun sebuah kota baru di dekat Ibu Kota Beijing yang ukurannya tiga kali lipat dari wilayah New York, Amerika Serikat (AS). Kota baru ini dianggap proyek bersejarah untuk mengatasi kemacetan dan polusi udara di China.

Proyek kota baru yang akan dibangun itu diberi nama Xiongan New Area, sebuah zona ekonomi khusus di China. Rencana ini diumumkan oleh pemimpin tertinggi Partai Komunis pada hari Sabtu pekan lalu.

Dalam pernyataan bersama, dua badan politik yang paling kuat China—Pusat Komite Partai Komunis dan Dewan Negara—menggambarkan kota baru yang akan dibangun akan mengangkangi tiga distrik yang berjarak sekitar 100 km sebelah barat daya Beijing. Proyek ini dinyatakan sebagai “strategi penting untuk milenium yang akan datang”.

”(Ini adalah) pilihan bersejarah dan strategis utama yang dibuat oleh Komite Pusat Partai Komunis China dengan rekan (Presiden) Xi Jinping sebagai inti,” bunyi pernyataan bersama tersebut, seperti dikutip The Guardian, Selasa (4/4/2017).

Menurut laporan kantor berita Xinhua, penciptaan Xiongan ini akan mengurangi tekanan kemacetan mobil yang dimiliki 22 juta penduduk China. ”Dan mengantar babak baru dalam transisi bersejarah negara untuk mengkoordinasikan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,” tulis media pemerintah Beijing tersebut.

”Xiongan akan menjadi jawaban untuk teka-teki pertumbuhan China; urban sprawl yang berbahaya harus memberi jalan kepada strategi pembangunan yang seimbang dan inklusif,” lanjut laporan Xinhua yang menyebut kota baru yang akan dibangun sebagai megaproyek.

Presiden Xi mengatakan; “Kota (baru) akan jadi area percontohan untuk pengembangan inovatif yang harus memprioritaskan perlindungan ekologi (dan) meningkatkan kesejahteraan masyarakat”.

Sejak pengumuman itu terbit, wilayah yang akan jadi kota baru itu mulai diramaikan para pembeli properti. Harga properti di wilayah tersebut melonjak dua kali lipat hanya beberapa jam setelah pengumuman terbit.

”Saya sangat gembira bahwa saya tidak tidur sepanjang malam,” kata salah satu calon pembeli properti, Chen Bo, kepada Beijing News.
(mas)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
10 menit yang lalu
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
2 jam yang lalu
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
2 jam yang lalu
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
3 jam yang lalu
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
9 jam yang lalu
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
11 jam yang lalu
Infografis
3 Ancaman Terbesar Militer...
3 Ancaman Terbesar Militer AS, Paling Utama Adalah China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved