Persenjataan AS Senilai Rp106 Triliun yang Ditinggal di Afghanistan Dikuasai Taliban

Selasa, 05 September 2023 - 15:54 WIB
loading...
A A A
Peralatan militer AS senilai lebih dari USD7 miliar (Rp106 triliun) tertinggal di Afghanistan. Itu berdasarkan penilaian Pentagon yang dirilis tahun lalu.

Perlengkapan tersebut, yang telah diberikan kepada pemerintah dukungan AS di Kabul selama 20 tahun pendudukan Washington di negara tersebut, termasuk pesawat terbang, kendaraan militer, peralatan komunikasi, dan senjata api. Pasukan pemerintah menyerah atau kehilangan senjata yang dipasok AS saat mereka dikuasai dan dihalau oleh Taliban.

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden telah mematok nilai peralatan yang terbengkalai jauh lebih tinggi. Misalnya, mantan Presiden Donald Trump mengklaim bahwa pasukan AS telah meninggalkan persenjataan dan peralatan senilai USD85 miliar kepada Taliban.

Pasukan AS juga membuang beberapa peralatan mereka sendiri, seperti helikopter dan Humvee, namun Pentagon mengatakan sebagian besar peralatan tersebut telah dihancurkan.

Baca Juga: Cerita Frustrasi Biden Meledak-ledak saat Taliban Rebut Afghanistan dan Ashraf Ghani Kabur
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Trump Kumpulkan Pejabat...
Trump Kumpulkan Pejabat AS di Situation Room Gedung Putih, Bahas Serangan Dahsyat ke Iran
Rekomendasi
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Baru Pertama Kali Debut...
Baru Pertama Kali Debut Akting, Axelo langsung Dipercaya Jadi Pemeran Antagonis
Cetak Kades Berkualitas,...
Cetak Kades Berkualitas, Kemendagri Gelar Program Kepala Desa Masuk Kampus
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved