Tak Konsisten, AS Bantah Mengebom Masjid di Aleppo

Jum'at, 17 Maret 2017 - 17:16 WIB
Tak Konsisten, AS Bantah...
Tak Konsisten, AS Bantah Mengebom Masjid di Aleppo
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) membantah telah mengebm sebuah masjid di Aleppo, Suriah. Pernyataan terbaru ini bertolak belakang dengan apa yang disampaikan oleh Pusat Komando Amerika Serikat (AS) atau CENTCOM sebelumnya.
Sebelumnya, Juru bicara CENTCOM, Mayor Josh Jacques, mengatakan kepada Airwars yang berbasis di London, target itu dinilai menjadi tempat pertemuan bagi al-Qaeda, dan AS akhirya memutuskan mengambil serangan.
Namun, tidak lama berselang Juru bicara CENTCOM lainnya yakni Kolonel John J. Thomas menyatakan, pihaknya menyerang sebuah bangunan yang terletak sekitar 20 meter dari sebuah masjid di Aleppo. Dia juga menegaskan, masjid yang disebut terkena serangan AS tersebut masih utuh.
"Kami tidak menargetkan masjid apapun. Apa yang menjadi target kita memang hancur dan ada sebuah masjid yang berjarak sekitar 50 kaki dari gedung yang dihancurkan, namun itu (masjid) masih berdiri," kata Thomas.
"Penyelidikan akan dilakukan untuk menentukan apakah ada warga sipil tewas atau terluka dalam serangan tersebut," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Jumat (17/3).
Sebelumnya diwartakan, serangan udara yang menewaskan puluhan orang itu berlangsung saat orang-orang sedang salat. puluhan korban tewas dilaporkan merupakan jemaah salat.
Masjid yang diserang itu adalah Masjid Al-Jinah. Laporan awal dari para aktivis lokal menyebut lebih dari 50 orang meninggal. Gambar-gambar dampak serangan di masjid itu telah menyebar di media sosial pada hari ini.
Beberapa aktivis dari White Helmet dan Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia sempat menduga Rusia dan rezim Suriah sebagai pelaku serangan. Namun, koresponden Vice News, Samuel Oakford, yang sudah melakukan konfirmasi melaporkan bahwa Pusat Komando AS sebagai pelaku serangan terhadap masjid di Aleppo.
”Kata pejabat AS, mereka menargetkan 'tempat pertemuan al-Qaeda’ yang di seberang masjid di Aleppo. ‘Kami mengambil serangan’,” tulis Oakford di Twitter menirukan pengakuan pejabat Pusat Komando AS.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Trump Ancam Serang Gunung...
Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe dan Lokasi Lain jika Tak Ada Kesepakatan dengan Iran
1 jam yang lalu
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
4 jam yang lalu
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
5 jam yang lalu
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
6 jam yang lalu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
6 jam yang lalu
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
8 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved