alexametrics

UE Sanksi Rusia, China dan Korut atas Dugaan Serangan Siber

loading...
UE Sanksi Rusia, China dan Korut atas Dugaan Serangan Siber
UE dilaporkan telah menjatuhkan sanksi kepada warga dan entitas Rusia, China, dan Korea Utara (Korut), atas dugaan serangan siber. Foto/Ist
A+ A-
BRUSSELS - Uni Eropa (UE) dilaporkan telah menjatuhkan sanksi kepada warga dan entitas Rusia, China, dan Korea Utara (Korut). Sanksi ini terkait dengan dugaan serangan siber yang dilakukan oleh warga atau pemerintah ketiga negara tersebut.

Sanksi tersebut dijatuhkan berdasarkan kerangka kerja yang ditetapkan setahun yang lalu, tetapi tidak pernah diterapkan sebelum mengizinkan UE untuk menerapkan tindakan pembatasan yang ditargetkan untuk mencegah dan menanggapi serangan dunia maya.

(Baca juga: Uni Eropa Fokus Pemulihan Ekonomi Pasca-Pandemi)

"Untuk mencegah, menghalangi, dan menanggapi kelanjutan dan peningkatan perilaku jahat di dunia maya, enam orang alami dan tiga entitas atau badan harus dimasukkan dalam daftar orang, badan dan badan hukum dan hukum yang tunduk pada tindakan pembatasan," kata UE dalam sebuah pernyataan.



"Orang-orang dan entitas atau badan tersebut bertanggung jawab untuk, memberikan dukungan untuk atau terlibat dalam, atau memfasilitasi serangan cyber atau upaya serangan siber," sambungnya.

(Baca juga: GIPA Ajak Pelajar Indonesia Meniti Karir di Perusahaan Teknologi Global)



Menurut UE, seperti dilansir Tass pada Jumat (31/7/2020), ini termasuk upaya serangan siber terhadap OPCW dan serangan siber yang secara publik dikenal sebagai "WannaCry" dan "NotPetya", serta "Operation Cloud Hopper".
(esn)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak