China Kecam Patroli Kapal AS di Laut China Selatan

Selasa, 21 Februari 2017 - 18:52 WIB
China Kecam Patroli...
China Kecam Patroli Kapal AS di Laut China Selatan
A A A
BEIJING - China mengaku menentang dan mengecam tindakan negara-negara lain dengan dalih kebebasan navigasi yang menggerogoti kedaulatan mereka. Pernyataan ini merujuk pada patroli yang dilakukan oleh kapal induk Amerika Serikat (AS) di Laut China Selatan.
"China selalu menghormati kebebasan navigasi dan penerbangan yang dinikmati semua negara sesuai dengan hukum internasional," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang dalam sebuah pernyataan.
"Tapi, kami secara konsisten menentang negara yang relevan mengancam dan merusak kedaulatan dan keamanan kami di bawah bendera kebebasan navigasi," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Selasa (21/2).
Dia kemudian mengatakan, China berharap negara-negara yang relevan dapat berbuat lebih banyak untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan.
Pekan lalu, Angkatan Laut (AS) AS menyatakan, mereka kembali memulai patroli di kawasan Laut China Selatan, setelah beberapa pekan absen melakukan patroli. AL AS mengatakan, kapal yang turut melakukan patroli di Laut China Selatan adalah kapal induk USS Carl Vinson.
Komandan kelompok patroli, Laksamana James Kilby, mengatakan pelatihan yang dilalukan pasukannya di Pasifik seminggu terakhir, sebelum akhirnya berpatroli di Laut China Selatan telah meningkatan efektivitas dan kesiapan kelompok dalam menghadapi situasi apapun.
(esn)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
4 jam yang lalu
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
5 jam yang lalu
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
6 jam yang lalu
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
8 jam yang lalu
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
8 jam yang lalu
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
9 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved