10 Negara Paling Banyak Imigran, Nomor 2 Capai 88% dari Populasi Penduduk
Senin, 21 Agustus 2023 - 14:15 WIB
loading...
A
A
A
Situasi imigrasi di AS memiliki banyak segi karena afiliasi dan keengganan politik negara tersebut. Pada tahun 2023, sebagian besar imigran ke AS berasal dari Meksiko, China, India, dan Filipina.
Mereka termotivasi oleh peluang untuk penghidupan yang lebih baik, pendidikan, reunifikasi keluarga, atau melarikan diri dari ketidakstabilan politik atau kekerasan. Namun, situasinya kompleks, dibentuk oleh pergeseran kebijakan, kondisi ekonomi, dan sikap sosial.
Baca Juga: 10 Negara yang Mengubah Nama, Nomor 6 Pernah Jadi Bagian dari Indonesia
![10 Negara Paling Banyak Imigran, Nomor 2 Capai 88% dari Populasi Penduduk]()
Foto/Reuters
Jumlah Imigran: 15,8 juta
Persentase Imigran dalam Total Populasi: 18,8%
Jerman adalah negara terpadat di UE dan berperingkat tinggi di antara para imigran, dengan mayoritas berasal dari Turki, Polandia, dan Rusia. Imigran tertarik dengan ekonomi Jerman yang kuat, sistem kesejahteraan sosial, dan hubungan budaya-sejarah dengan banyak negara.
Namun, para pencari suaka dan pengungsi, terutama dari Suriah dan Afghanistan sejak 2015, memicu perdebatan sengit. Pada tahun 2023, Jerman memiliki populasi pengungsi terbesar kedua di dunia, menimbulkan masalah seperti perpecahan opini publik dan ketegangan sumber daya.
![10 Negara Paling Banyak Imigran, Nomor 2 Capai 88% dari Populasi Penduduk]()
Foto/Reuters
Jumlah Imigran: 8 juta
Persentase Imigran dalam Total Populasi: 22%
Kebijakan imigrasi Kanada yang inklusif membuat negara itu melihat masuknya imigran dalam jumlah besar setiap tahunnya dari India, China, dan Filipina.
Negara-negara ini adalah sumber utama imigran karena faktor-faktor seperti peluang ekonomi dan reunifikasi keluarga. Imigran lebih memilih Kanada karena standar hidup yang tinggi, pendidikan berkualitas, dan kesempatan untuk pertumbuhan karir.
![10 Negara Paling Banyak Imigran, Nomor 2 Capai 88% dari Populasi Penduduk]()
Foto/Reuters
Jumlah Imigran: 7,7 juta
Persentase Imigran dalam Total Populasi: 30,1%
Australia menarik para imigran karena ekonominya yang berkembang dengan baik, iklim politik yang stabil, dan standar hidup yang tinggi. Menurut Laporan Migrasi Dunia, sebagian besar imigran Australia berasal dari Inggris, India, dan China.
Kebijakan imigrasi Australia yang unik, Sistem Berbasis Poin, yang memihak migran yang muda, terampil, dan berbahasa Inggris, semakin memengaruhi pola ini.
Mereka termotivasi oleh peluang untuk penghidupan yang lebih baik, pendidikan, reunifikasi keluarga, atau melarikan diri dari ketidakstabilan politik atau kekerasan. Namun, situasinya kompleks, dibentuk oleh pergeseran kebijakan, kondisi ekonomi, dan sikap sosial.
Baca Juga: 10 Negara yang Mengubah Nama, Nomor 6 Pernah Jadi Bagian dari Indonesia
4. Jerman

Foto/Reuters
Jumlah Imigran: 15,8 juta
Persentase Imigran dalam Total Populasi: 18,8%
Jerman adalah negara terpadat di UE dan berperingkat tinggi di antara para imigran, dengan mayoritas berasal dari Turki, Polandia, dan Rusia. Imigran tertarik dengan ekonomi Jerman yang kuat, sistem kesejahteraan sosial, dan hubungan budaya-sejarah dengan banyak negara.
Namun, para pencari suaka dan pengungsi, terutama dari Suriah dan Afghanistan sejak 2015, memicu perdebatan sengit. Pada tahun 2023, Jerman memiliki populasi pengungsi terbesar kedua di dunia, menimbulkan masalah seperti perpecahan opini publik dan ketegangan sumber daya.
5. Kanada

Foto/Reuters
Jumlah Imigran: 8 juta
Persentase Imigran dalam Total Populasi: 22%
Kebijakan imigrasi Kanada yang inklusif membuat negara itu melihat masuknya imigran dalam jumlah besar setiap tahunnya dari India, China, dan Filipina.
Negara-negara ini adalah sumber utama imigran karena faktor-faktor seperti peluang ekonomi dan reunifikasi keluarga. Imigran lebih memilih Kanada karena standar hidup yang tinggi, pendidikan berkualitas, dan kesempatan untuk pertumbuhan karir.
6. Australia

Foto/Reuters
Jumlah Imigran: 7,7 juta
Persentase Imigran dalam Total Populasi: 30,1%
Australia menarik para imigran karena ekonominya yang berkembang dengan baik, iklim politik yang stabil, dan standar hidup yang tinggi. Menurut Laporan Migrasi Dunia, sebagian besar imigran Australia berasal dari Inggris, India, dan China.
Kebijakan imigrasi Australia yang unik, Sistem Berbasis Poin, yang memihak migran yang muda, terampil, dan berbahasa Inggris, semakin memengaruhi pola ini.
7. Inggris Raya
Jumlah Imigran: 9,4 jutaLihat Juga :