Kebun Binatang Manusia, Penghinaan Paling Kurang Ajar oleh Penjajah Barat

Jum'at, 18 Agustus 2023 - 04:05 WIB
loading...
A A A
Carl Hagenbeck, seorang pedagang hewan liar dan pengusaha masa depan banyak kebun binatang di Eropa, memutuskan pada tahun 1874 untuk memamerkan orang Samoa dan Sami sebagai populasi "murni alami".

Pada tahun 1876, dia mengirim seorang kolaborator ke Sudan-Mesir untuk membawa kembali beberapa binatang buas dan Nubia. Pameran Nubia sangat sukses di Eropa dan berkeliling Paris, London, dan Berlin.

Pada tahun 1880, Hagenbeck mengutus seorang agen ke Labrador untuk mengamankan sejumlah Esquimaux (Eskimo/Inuit) dari misi Moravia di Hebron; Inuit ini dipamerkan di Hamburg Tierpark miliknya.

Eksposisi etnologi lainnya termasuk permukiman tiruan Mesir dan Badui. Hagenbeck juga akan mempekerjakan agen untuk mengambil bagian dalam pameran etnologisnya, dengan tujuan mengekspos audiensnya ke berbagai mode dan gaya hidup subsisten yang berbeda.

Baik Parisian World’s Fair (Pameran Dunia Paris) tahun 1878 dan 1889 menampilkan Black Village (Desa Nègre). Dikunjungi oleh 28 juta orang, Pameran Dunia 1889 menampilkan 400 penduduk asli sebagai daya tarik utama. Pameran Dunia 1900 menampilkan diorama terkenal yang hidup di Madagaskar, sedangkan Colonial Exhibitions (Pameran Kolonial) di Marseilles (1906 dan 1922) dan di Paris (1907 dan 1931) juga menampilkan manusia dalam sangkar, seringkali telanjang atau setengah telanjang.

Pameran tahun 1931 di Paris begitu sukses sehingga 34 juta orang menghadirinya dalam enam bulan, sementara pameran tandingan yang lebih kecil berjudul "The Truth on the Colonies (Kebenaran di Koloni)", yang diselenggarakan oleh Partai Komunis, hanya menarik sedikit pengunjung. Desa Nomaden Senegal juga disajikan.

Pada tahun 1904, Apache dan Igorot (dari Filipina) ditampilkan di Saint Louis World Fair terkait dengan Olimpiade Musim Panas 1904. Amerika Serikat baru saja memperoleh—setelah Perang Spanyol-Amerika—wilayah baru seperti Guam, Filipina, dan Puerto Riko, memungkinkan mereka untuk "menampilkan" beberapa penduduk asli.

Pada tahun 1906, Madison Grant—sosialita, egenenis, antropolog amatir, dan kepala New York Zoological Society—memajang Ota Benga kerdil Kongo di Kebun Binatang Bronx di New York City bersama kera dan hewan lainnya.

Atas perintah Grant, direktur kebun binatang William Hornaday menempatkan Benga yang dipajang di kandang bersama simpanse, kemudian dengan orangutan bernama Dohong, dan burung beo, dan memberinya label The Missing Link, menunjukkan bahwa dalam istilah evolusi orang Afrika seperti Benga lebih dekat dengan kera daripada orang Eropa. Itu memicu protes dari pendeta kota, tetapi publik dilaporkan berbondong-bondong untuk melihatnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
PM Ceko Sebut Uni Eropa...
PM Ceko Sebut Uni Eropa Mengikuti Jejak Kemunduran Kekaisaran Romawi, Ini 3 Alasannya
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Ayahanda Jatuh Sakit,...
Ayahanda Jatuh Sakit, Alasan Tangis Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved