Hubungan 'Panas-Dingin' Sejak Lama, Inggris-Skotlandia Pecah

Kamis, 30 Juli 2020 - 10:13 WIB
loading...
A A A
Di Skotlandia, jajak pendapat terbaru menyebutkan 54% penduduk menginginkan kemerdekaan. Kepercayaan diri itu setelah Skotlandia dinilai lebih baik dalam mengelola pandemi virus corona dibandingkan dengan Inggris. Urusan kesehatan memang menjadi tanggung jawab masing-masing, kalau pemerintahan di London lebih fokus pada ekonomi dan kebijakan luar negeri.

Semua kawasan di Inggris , seperti Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara memang menjalankan isolasi wilayah pada waktu bersamaan. Tapi, kecepatannya sangat berbeda. Pemerintahan Johnson dinilai lambat dan mengakhirinya lockdown terlalu dini. Nicola Sturgeon, Menteri Pertama Skotlandia dan pemimpin Partai Nasional Skotlandia (SNP) dinilai terbaik serta dipuji karena menangani pandemi ini. (Baca juga: Ketua KPK Klaim Telah Selamatkan Rp79,9 Triliun Uang Negara)

Konflik Johnson dan Sturgeon terasa ketika upaya London membuka kembali ekonomi ternyata direspons negatif oleh Skotlandia . Perintah Johnson dinilai tidak jelas. Pada 10 Mei, Johnson meminta warga tidak bekerja dari rumah, mereka harus aktif bekerja, tetapi harus tetap waspada. Sturgeon pun meminta kampanye London tidak diterapkan di Skotlandia karena dia mengaku tidak paham dengan “tetap waspada”.

Ketika pemerintahan Johnson mengenalkan aturan baru mengizinkan warganya tidak perlu karantina sekembalinya dari luar negeri, Sturgeon menyebut kebijakan itu “sebagai kekisruhan”. Tidak seperti Downing Street, Sturgeon pun menolak kebijakan tersebut. Dia pun mewajibkan penggunaan masker, berbeda dengan Johnson yang cenderung tidak menggunakan masker seperti Presiden Donald Trump.

Selain faktor Covid-19, kekecewaan Skotlandia sudah tampak ketika Inggris keluar dari Uni Eropa. Kebanyakan warga Skotlandia berpandangan pemerintahan konservatif di Inggris terlalu arogan dan patronase. Padahal rakyat Skotlandia tidak mendukung dan memilih mereka. Johnson pun sebagai politikus yang sangat tidak disukai di Skotlandia. (Baca juga: Dibantu Pemerintah, Pengusaha Besar Kini Bisa Tersenyum Lebar)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
AS, Inggris, dan Israel...
AS, Inggris, dan Israel Bombardir Yaman, Perang Baru Pecah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved