Wapres AS Peringatkan Iran: Jangan Uji Trump, Pikir Dua Kali untuk Perang

Senin, 06 Februari 2017 - 10:07 WIB
Wapres AS Peringatkan...
Wapres AS Peringatkan Iran: Jangan Uji Trump, Pikir Dua Kali untuk Perang
A A A
WASHINGTON - Wakil Presiden (Wapres) Amerika Serikat (AS) Mike Pence memperingatkan Iran untuk tidak menguji tekad Presiden Donald Trump. Wapres Pence menilai kesepakatan nuklir Iran dengan enam negara kekuatan dunia pada 2015 merupakan kesepakatan mengerikan.

“Jangan menguji tekad Presiden (Trump),” kata Pence. “Iran harus berpikir dua kali soal permusuhan lanjutan dan tindakan mereka untuk berperang,” lanjut Wapres Pence.

Komentar wakil Trump itu muncul dalam wawancaranya dengan penyiar ABC News, George Stephanopoulos, pada hari Minggu. Wapres Pence ditanya soal kenekatan Iran menguji tembak rudal balistik dan memberikan dukungan untuk kelompok pemberontak di Yaman.

“Presiden (Trump) mengatakan segala sesuatu ada di meja,” kata Pence mengacu pada semua opsi yang diambil AS terhadap Iran, tak terkecuali opsi aksi militer atau perang.

Baca:
Iran Sesumbar Rudalnya Butuh 7 Menit untuk Hantam Ibu Kota Israel


Pemerintah Presiden Trump sudah menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran sebagai respons atas uji tembak rudal balistik. Sanksi itu ditujukan pada 13 individu dan 12 entitas Iran yang dianggap sebagai pendukung program rudal Teheran. Hukuman dari Trump itu membuat mereka yang terkena sanksi tidak dapat mengakses sistem keuangan AS atau kesepakatan dengan perusahaan AS.

”Iran harus berdiri pada dasarnya untuk bekerja dengan masyarakat dunia. Tapi sebaliknya, apa yang kita lihat adalah perilaku semacam ini, berperang dan bermusuhan, perilaku menantang masyarakat dunia,” kata Pence, yang dikutip Senin (6/2/2017).

“Presiden (Trump), saya dan administrasi kami berpikir bahwa kesepakatan (nuklir Iran) mengerikan,” ujar Pence. ”Kami mengevaluasi (apa yang harus dilakukan berikutnya) saat kita bicara.”
(mas)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
43 menit yang lalu
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
1 jam yang lalu
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
3 jam yang lalu
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
4 jam yang lalu
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved