5 Fakta Kekuatan Jihad Islam, Pejuang Palestina yang Ditakuti Tentara Israel
Selasa, 15 Agustus 2023 - 05:21 WIB
loading...
A
A
A
Jihad Islam adalah faksi Palestina yang bersumpah untuk menghancurkan Israel dan menggantinya dengan negara Islam.
"Tujuan kami dekat dengan Jihad Islam tapi motivasinya dari Jenin," kata pejuang itu.
Selama lebih dari setahun, telah terjadi kekacauan di Tepi Barat, sebuah wilayah berbentuk ginjal dengan panjang sekitar 100 km dan lebar 50 km yang telah menjadi jantung konflik Israel-Palestina sejak direbut oleh Israel pada Perang Timur Tengah 1967.
Ratusan warga Palestina, sebagian besar pejuang tetapi banyak juga warga sipil, telah tewas dalam serangan Israel sejak gelombang kekerasan terbaru meletus pada awal 2022. Pada periode yang sama, puluhan warga Israel tewas dalam penembakan, penikaman, atau serangan menabrakkan mobil. orang Palestina.
Baca Juga: Biadab! Israel Bunuh 167 Warga Palestina sejak Awal Tahun 2023
![5 Fakta Kekuatan Jihad Islam, Pejuang Palestina yang Ditakuti Tentara Israel]()
Foto/Reuters
Jenin, pusat tradisional perlawanan Palestina terhadap Israel, telah menyediakan arena subur bagi kepentingan pejabat keamanan Iran, pemodal bayangan, dan faksi Palestina yang bersaing untuk bertemu.
Secara nominal di bawah kendali Otoritas Palestina, badan yang didirikan sekitar 30 tahun lalu di bawah perjanjian damai Oslo, Jenin adalah ruang yang semakin tanpa hukum di mana pejabat Pemerintah Palestina duduk di belakang tembok tinggi kompleks gubernur, tidak dapat melakukan lebih dari sekadar memprotes serangan Israel.
"Ini adalah wilayah tanpa pemerintahan," kata Mahmoud Al-Saadi, direktur Bulan Sabit Merah Palestina di Jenin, yang telah bekerja di sana selama puluhan tahun.
Menurut militer Israel, sekitar 25% keluarga di sana berafiliasi dengan Jihad Islam, yang menerima sekitar 90% pendanaannya berasal dari Iran, berjumlah "beberapa puluh juta dolar" setahun, kata seorang pejabat Israel. Banyak penyerang Palestina yang telah membunuh warga Israel di Israel dan Tepi Barat berasal dari daerah tersebut.
![5 Fakta Kekuatan Jihad Islam, Pejuang Palestina yang Ditakuti Tentara Israel]()
Foto/Reuters
"Tujuan kami dekat dengan Jihad Islam tapi motivasinya dari Jenin," kata pejuang itu.
Selama lebih dari setahun, telah terjadi kekacauan di Tepi Barat, sebuah wilayah berbentuk ginjal dengan panjang sekitar 100 km dan lebar 50 km yang telah menjadi jantung konflik Israel-Palestina sejak direbut oleh Israel pada Perang Timur Tengah 1967.
Ratusan warga Palestina, sebagian besar pejuang tetapi banyak juga warga sipil, telah tewas dalam serangan Israel sejak gelombang kekerasan terbaru meletus pada awal 2022. Pada periode yang sama, puluhan warga Israel tewas dalam penembakan, penikaman, atau serangan menabrakkan mobil. orang Palestina.
Baca Juga: Biadab! Israel Bunuh 167 Warga Palestina sejak Awal Tahun 2023
3. Pusat Perjuangan Palestina

Foto/Reuters
Jenin, pusat tradisional perlawanan Palestina terhadap Israel, telah menyediakan arena subur bagi kepentingan pejabat keamanan Iran, pemodal bayangan, dan faksi Palestina yang bersaing untuk bertemu.
Secara nominal di bawah kendali Otoritas Palestina, badan yang didirikan sekitar 30 tahun lalu di bawah perjanjian damai Oslo, Jenin adalah ruang yang semakin tanpa hukum di mana pejabat Pemerintah Palestina duduk di belakang tembok tinggi kompleks gubernur, tidak dapat melakukan lebih dari sekadar memprotes serangan Israel.
"Ini adalah wilayah tanpa pemerintahan," kata Mahmoud Al-Saadi, direktur Bulan Sabit Merah Palestina di Jenin, yang telah bekerja di sana selama puluhan tahun.
Menurut militer Israel, sekitar 25% keluarga di sana berafiliasi dengan Jihad Islam, yang menerima sekitar 90% pendanaannya berasal dari Iran, berjumlah "beberapa puluh juta dolar" setahun, kata seorang pejabat Israel. Banyak penyerang Palestina yang telah membunuh warga Israel di Israel dan Tepi Barat berasal dari daerah tersebut.
4. Iran Tak Bisa Mengendalikan Jihad Islam

Foto/Reuters
Lihat Juga :