Berseteru dengan AS, Kim Jong-un Perintahkan Korut Genjot Produksi Rudal
Senin, 14 Agustus 2023 - 08:21 WIB
loading...
A
A
A
Menurut laporan KCNA, Kim Jong-un mengunjungi pabrik yang memproduksi rudal taktis, platform peluncuran seluler, kendaraan lapis baja, dan peluru artileri pada hari Jumat dan Sabtu.
"Selama singgah di pabrik rudal, Kim menetapkan tujuan untuk secara drastis meningkatkan kapasitas produksi sehingga fasilitas tersebut dapat memproduksi rudal secara massal untuk memenuhi kebutuhan unit militer garis depan," tulis KCNA.
“Tingkat kualitatif persiapan perang bergantung pada perkembangan industri amunisi dan pabrik memikul tanggung jawab yang sangat penting dalam mempercepat persiapan perang Tentara Rakyat Korea (Utara),” kata Kim, menurut laporan KCNA.
Mengunjungi pabrik-pabrik lain, Kim Jong-un menyerukan untuk membangun truk peluncur rudal yang lebih modern dan mengatakan ada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan produksi peluru peluncur roket berkaliber besar “pada tingkat eksponensial".
Kim Jong-un juga menyempatkan diri mengendarai kendaraan tempur lapis baja baru.
Kim Jong-un telah berfokus pada ekspansi persenjataan nuklir dan misilnya sejak diplomasi berisiko tinggi dengan Presiden AS saat itu Donald Trump runtuh pada 2019.
Sejak awal 2022, militer Korut telah melakukan lebih dari 100 uji coba misil, banyak di antaranya atas nama memperingatkan AS dan Korea Selatan atas ekspansi latihan militer gabungan mereka.
"Selama singgah di pabrik rudal, Kim menetapkan tujuan untuk secara drastis meningkatkan kapasitas produksi sehingga fasilitas tersebut dapat memproduksi rudal secara massal untuk memenuhi kebutuhan unit militer garis depan," tulis KCNA.
“Tingkat kualitatif persiapan perang bergantung pada perkembangan industri amunisi dan pabrik memikul tanggung jawab yang sangat penting dalam mempercepat persiapan perang Tentara Rakyat Korea (Utara),” kata Kim, menurut laporan KCNA.
Mengunjungi pabrik-pabrik lain, Kim Jong-un menyerukan untuk membangun truk peluncur rudal yang lebih modern dan mengatakan ada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan produksi peluru peluncur roket berkaliber besar “pada tingkat eksponensial".
Kim Jong-un juga menyempatkan diri mengendarai kendaraan tempur lapis baja baru.
Kim Jong-un telah berfokus pada ekspansi persenjataan nuklir dan misilnya sejak diplomasi berisiko tinggi dengan Presiden AS saat itu Donald Trump runtuh pada 2019.
Sejak awal 2022, militer Korut telah melakukan lebih dari 100 uji coba misil, banyak di antaranya atas nama memperingatkan AS dan Korea Selatan atas ekspansi latihan militer gabungan mereka.
Lihat Juga :