Berseteru dengan AS, Kim Jong-un Perintahkan Korut Genjot Produksi Rudal
Senin, 14 Agustus 2023 - 08:21 WIB
loading...
A
A
A
KCNA mengutip Kim Jong-un yang mengatakan; "Korea Utara harus memiliki kekuatan militer yang luar biasa dan bersiap sepenuhnya untuk menghadapi perang apa pun dengan kekuatan untuk memusnahkan musuh-musuhnya."
Banyak pakar mengatakan Kim Jong-un pada akhirnya bertujuan untuk menggunakan persenjataan senjata modernnya untuk merebut konsesi AS, seperti keringanan sanksi, setiap kali diplomasi dilanjutkan dengan Washington.
Awal bulan ini, Gedung Putih mengatakan pejabat intelijen AS telah mencatat bahwa Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu berbicara dengan pejabat Korea Utara selama kunjungan ke Pyongyang bulan lalu tentang peningkatan penjualan amunisi ke Moskow untuk perangnya di Ukraina.
Korea Utara membantah klaim Amerika bahwa mereka mengirim peluru artileri dan amunisi ke Rusia. Namun Korea Utara secara terbuka mendukung Rusia selama perang dan mengisyaratkan pengiriman pekerja untuk membantu membangun kembali wilayah yang diduduki Rusia di Ukraina.
Kim Jong-un telah berusaha untuk memperkuat hubungan dengan China dan Rusia dalam menghadapi kampanye tekanan yang dipimpin AS atas program nuklirnya dan kesulitan ekonomi terkait pandemi.
Banyak pakar mengatakan Kim Jong-un pada akhirnya bertujuan untuk menggunakan persenjataan senjata modernnya untuk merebut konsesi AS, seperti keringanan sanksi, setiap kali diplomasi dilanjutkan dengan Washington.
Awal bulan ini, Gedung Putih mengatakan pejabat intelijen AS telah mencatat bahwa Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu berbicara dengan pejabat Korea Utara selama kunjungan ke Pyongyang bulan lalu tentang peningkatan penjualan amunisi ke Moskow untuk perangnya di Ukraina.
Korea Utara membantah klaim Amerika bahwa mereka mengirim peluru artileri dan amunisi ke Rusia. Namun Korea Utara secara terbuka mendukung Rusia selama perang dan mengisyaratkan pengiriman pekerja untuk membantu membangun kembali wilayah yang diduduki Rusia di Ukraina.
Kim Jong-un telah berusaha untuk memperkuat hubungan dengan China dan Rusia dalam menghadapi kampanye tekanan yang dipimpin AS atas program nuklirnya dan kesulitan ekonomi terkait pandemi.
(mas)
Lihat Juga :