5 Kesalahan Besar Barat yang Meremehkan Kekuatan Kelompok BRICS

Jum'at, 11 Agustus 2023 - 13:30 WIB
loading...
5 Kesalahan Besar Barat...
Para pemimpin BRICS bertemu di Xiamen International Conference and Exhibition Center, China. Foto/china today
A A A
MOSKOW - BRICS merupakan singkatan dari kelompok ekonomi negara-negara berkembang yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.

Kelompok ini dibentuk pada tahun 2009 dengan tujuan menghadapi tantangan global dan mempromosikan kerja sama ekonomi di antara anggotanya.

Meskipun BRICS telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan ekonomi global dan berbagai inisiatif kerja sama, mereka juga telah menghadapi kritik dan kesalahan persepsi dari Barat.

Berikut ini beberapa kesalahan umum yang telah dibuat Barat terhadap kelompok BRICS.

1. Pengabaian Potensi Ekonomi


Salah satu kesalahan yang sering dilakukan Barat adalah meremehkan potensi ekonomi kelompok BRICS.

Meskipun beberapa negara dalam kelompok ini masih berkembang, pertumbuhan ekonomi yang pesat dan potensi pasar yang besar telah membuktikan BRICS memiliki peran yang signifikan dalam perekonomian global.

Barat seringkali kurang mengakui kontribusi ekonomi yang semakin kuat dari negara-negara BRICS.

2. Stereotip Negatif


Barat seringkali menghadirkan stereotip negatif terhadap kelompok BRICS, terutama dalam hal tata kelola pemerintahan dan hak asasi manusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Berita Terkini
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved