Pasukan Khusus Chechnya Disebar di Kota Nuklir Ukraina yang Direbut Rusia
Rabu, 09 Agustus 2023 - 19:25 WIB
loading...
A
A
A
Al Jazeera melaporkan bahwa Pasukan Akhmat, sebuah unit elite yang setia kepada pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov, menjalankan fungsi polisi di Enerhodar dalam shift selama berminggu-minggu, berpatroli di kota dengan SUV "Patriot" UAZ buatan Rusia.
Menurut laporan tersebut, pasukan khusus Chechnya, yang merupakan seperlima dari pasukan pendudukan Rusia di Enerhodar, menikmati "status yang lebih tinggi" dan "tidak bergaul secara profesional atau sosial" dengan pasukan Rusia lainnya.
"Orang-orang Chechnya selalu sendirian, mereka elite, kasta yang lebih tinggi," kata salah satu dari dua insinyur Ukraina, yang melarikan diri dari Enerhodar pada akhir Mei, kepada Al Jazeera. Para insinyur itu berbicara dalam kondisi anonim
Pasukan Akhmat dilaporkan menggeledah smartphone warga untuk melihat apakah mereka telah memberikan sumbangan kepada militer Ukraina, bertanya tentang kerabat yang bertugas di angkatan bersenjata Ukraina, dan memeriksa mobil serta memeriksa kewarganegaraan mereka.
“Jika seseorang memiliki paspor Rusia, semuanya baik-baik saja, kerja bagus, terima kasih, sampai jumpa. Jika paspornya Ukraina—semuanya harus berbalik ke rumah penduduk," kata salah satu insinyur tersebut.
Menurut laporan tersebut, pasukan khusus Chechnya, yang merupakan seperlima dari pasukan pendudukan Rusia di Enerhodar, menikmati "status yang lebih tinggi" dan "tidak bergaul secara profesional atau sosial" dengan pasukan Rusia lainnya.
"Orang-orang Chechnya selalu sendirian, mereka elite, kasta yang lebih tinggi," kata salah satu dari dua insinyur Ukraina, yang melarikan diri dari Enerhodar pada akhir Mei, kepada Al Jazeera. Para insinyur itu berbicara dalam kondisi anonim
Pasukan Akhmat dilaporkan menggeledah smartphone warga untuk melihat apakah mereka telah memberikan sumbangan kepada militer Ukraina, bertanya tentang kerabat yang bertugas di angkatan bersenjata Ukraina, dan memeriksa mobil serta memeriksa kewarganegaraan mereka.
“Jika seseorang memiliki paspor Rusia, semuanya baik-baik saja, kerja bagus, terima kasih, sampai jumpa. Jika paspornya Ukraina—semuanya harus berbalik ke rumah penduduk," kata salah satu insinyur tersebut.
Lihat Juga :