Media Arab Saudi Munculkan Wacana Jumat Hari Kerja, Akankan Terealisasi?

Selasa, 08 Agustus 2023 - 19:07 WIB
loading...
A A A
Namun, Otaibi menyarankan bahwa keputusan ini mungkin telah mengabaikan potensi keuntungan finansial yang dapat diperoleh negara dengan tumpang tindih dua hari dengan bisnis global. Meskipun dia mengakui hal ini mungkin bertentangan dengan makna religius hari Jumat, di mana banyak umat beriman menjalankan salat Jumat berjamaah dan secara tradisional berfungsi sebagai hari ketika keluarga Muslim berkumpul dan menghabiskan waktu berkualitas satu sama lain setelah salat.

Otaibi berpendapat bahwa Jumat, mengingat pasar keuangan global, adalah hari penting dalam seminggu yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi. “Di sisi lain,” katanya, “Jumat adalah salah satu hari penting bagi kita sebagai umat Islam karena itu adalah kewajiban shalat Jumat; oleh karena itu, apa yang mencegah adanya sistem yang menjaga kewajiban hari ini dan seterusnya? pada saat yang sama kita memanfaatkan hari sebagai hari kerja yang melayani ekonomi lokal kita alih-alih sebagai hari libur? Apakah kita menyia-nyiakan satu hari yang bisa memberi kita banyak?" dia bertanya.

Baca Juga: Netanyahu Klaim Hubungan Israel dan Arab Saudi Semakin Mesra

Pembangkang dan aktivis Saudi yang menonjol dan blak-blakan, yang dikenal secara online sebagai Mujtahidd, telah berada di antara pengguna Twitter Saudi untuk bereaksi terhadap artikel tersebut, dan telah menafsirkannya sebagai Arab Saudi "bersiap untuk membatalkan liburan Jumat" mungkin atas saran mantan penasehat kerajaan Saud Al-Qahtani.

Ada balasan menarik untuk tweetnya, sebagian besar tampaknya bertentangan dengan spekulasi perubahan akhir pekan.

Seorang pengguna mengeluh: "Salat Jumat akan menjadi salat siang di tempat kerja." Beberapa menyarankan melakukan hal itu akan meniru Ahli Kitab: "Ini adalah awal dari akhir. Jumat adalah kerja, kemudian Sabtu dan Minggu adalah hari libur bagi orang Yahudi dan Kristen," tweet pengguna lain.

Namun, tidak semua netizen Saudi tampak menentang gagasan tersebut dengan beberapa mempertanyakan makna religius dari hari libur pada hari Jumat:

“Jumat adalah hari yang sia-sia bagi kami karena semuanya memabukkan, oleh karena itu kami tidak memanfaatkannya sebagai hari libur. Proposal yang bagus dan kami berharap dapat mempertimbangkannya segera,” tulisnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Sekutu Trump: Pangeran...
Sekutu Trump: Pangeran MBS Bisa Akui Israel Hari Ini, Masalahnya Ada di Raja Salman
5 Alasan Trump Ingin...
5 Alasan Trump Ingin Mewujudkan Tatanan Baru dengan Penerapan Perjanjian Abraham kepada Negara Muslim
SDH Depok Komitmen Bangun...
SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna...
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna Tayang Live di VISION+
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Jumat 27 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved