Hadapi Iran, 2 Kapal Perang AS dengan 3.000 Tentara Tiba di Timur Tengah

Selasa, 08 Agustus 2023 - 08:30 WIB
loading...
Hadapi Iran, 2 Kapal...
Dua kapal perang Amerika Serikat dengan 3.000 tentara tiba di Timur Tengah untuk menghadapi Iran. Foto/US Marine Corps/Sgt Matthew Romonoyske-Bean
A A A
MANAMA - Dua kapal perang Amerika Serikat (AS) dengan 3.000 tentara telah tiba di perairan Timur Tengah. Pengerahan aset tempur ini bagian dari upaya Washington dalam menghadapi Iran yang dianggap menjadi ancaman bagi kapal-kapal komersial di Selat Hormuz.

Angkatan Laut Amerika mengatakan kehadiran kedua kapal perang ini untuk memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi pasukan Angkatan Laut AS yang ditempatkan di wilayah Timur Tengah.

“Lebih dari 3.000 Pelaut dan Marinir AS dari Bataan Amphibious Ready Group (ARG) dan 26th Marine Expeditionary Unit (MEU) tiba di Timur Tengah, 6 Agustus, sebagai bagian dari pengerahan Departemen Pertahanan yang diumumkan sebelumnya,” kata Naval Forces Central Command dalam sebuah pernyataan hari Senin (7/8/2023).

Baca Juga: Tak Takut Digertak Jet Tempur Siluman F-35 AS, Iran Unjuk Kekuatan

Naval Forces Central Command menambahkan bahwa penguatan itu termasuk penerbangan tambahan dan aset Angkatan Laut.

Kedua kapal perang AS tersebut, kapal serbu amfibi USS Bataan dan kapal pendarat dermaga USS Carter Hall, tiba di Laut Merah dari Laut Mediterania melalui Terusan Suez.

Pentagon mengumumkan rencana penguatan armada yang ditempatkan di Teluk Persia pada bulan Juli dengan dalih ada ancaman Iran terhadap navigasi internasional.

USS Bataan dan USS Carter Hall akan bergabung dengan kapal perang USS Thomas Hudner, kelompok jet tempur F-16 dan F-35 dari Armada ke-5 AS—yang wilayah operasinya mencakup sekitar 2,5 juta mil persegi dan mencakup sebagian Samudera Hindia dan Laut Merah.

Iran sebelumnya menyatakan tidak gentar dengan pengerahan aset-aset tempur Amerika ke Timur Tengah. Teheran baru-baru ini menggelar latihan perang sebagai unjuk kekuatan dengan mengerahkan berbagai rudal dan drone tempur canggih.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Jet Tempur F-16 AS Tembak...
Jet Tempur F-16 AS Tembak Benda Dikira UFO Pakai Rudal Rp9 Miliar, Ternyata Balon Pramuka
Rekomendasi
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia yang Lolos ke BWF World Championships 2026
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved