10 Fakta Little Boy dan Fat Man, Bom Atom yang Menghancurkan Hiroshima dan Nagasaki

Minggu, 06 Agustus 2023 - 21:35 WIB
loading...
10 Fakta Little Boy...
Bom atom yang dijatuhkan AS di Hiroshima dan Nagasaki menjadi targedi yang memilukan bagi Jepang. Foto/Reuters
A A A
TOKYO - Jepang pada Minggu (6/8/2023) memperingati 78 tahun pengeboman atom AS di Hiroshima, di mana walikotanya mendesak penghapusan senjata nuklir dan menyebut gagasan penangkal nuklir G7 sebagai "kebodohan".

Hari untuk memperingati para korban serangan nuklir pertama di dunia datang ketika Rusia telah meningkatkan momok penggunaan senjata nuklir dalam perangnya dengan Ukraina.

Itu juga muncul sebagai film biografi "Oppenheimer", yang mencatat penciptaan bom atom, telah menjadi hit box-office di Amerika Serikat. Beberapa orang mengkritik film tersebut karena mengabaikan penghancuran senjata di Hiroshima dan Nagasaki - yang dibom tiga hari kemudian, pada 9 Agustus 1945.

Hiroshima menjadi sorotan pada bulan Mei, di mana Perdana Menteri Fumio Kishida menjadi tuan rumah KTT G7 di kota barat, daerah pemilihan rumahnya. Para pemimpin G7 mengeluarkan pernyataan yang menyatakan komitmen mereka untuk mencapai pelucutan senjata tetapi mengatakan bahwa selama senjata nuklir ada, mereka harus berfungsi untuk mencegah agresi dan mencegah perang.

Pada hari Minggu, lonceng perdamaian berdentang pada pukul 8:15 pagi (2315 GMT pada hari Sabtu), saat bom dijatuhkan. Sekitar 50.000 peserta dalam upacara peringatan di luar ruangan termasuk para penyintas lanjut usia mengamati momen hening, dengan panas musim panas mencapai 30 derajat Celcius.

"Para pemimpin di seluruh dunia harus menghadapi kenyataan bahwa ancaman nuklir yang sekarang disuarakan oleh pembuat kebijakan tertentu mengungkapkan kebodohan teori pencegahan nuklir," kata Walikota Hiroshima Kazumi Matsui pada upacara yang juga dihadiri oleh Kishida, dilansir Reuters.

Kishida mengatakan jalan menuju dunia tanpa senjata nuklir semakin terjal, sebagian karena ancaman nuklir Rusia, tetapi ini membuat semakin penting untuk mengembalikan momentum internasional menuju tujuan itu.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan dukungannya. "Para pemimpin dunia telah mengunjungi kota ini, melihat monumennya, berbicara dengan para penyintasnya yang pemberani, dan muncul dengan berani untuk menangani penyebab perlucutan senjata nuklir," katanya dalam sambutan yang dibacakan oleh perwakilan PBB. "Lebih banyak yang harus melakukannya, karena genderang perang nuklir kembali ditabuh."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Liburan ke Jepang Jelajah...
Liburan ke Jepang Jelajah Fukuoka Tanpa Pusing Urus Itinerary
Usai Serangan Udara...
Usai Serangan Udara AS, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tinggalkan Irak Kembali ke Teheran
Tegang! Pesawat-Pesawat...
Tegang! Pesawat-Pesawat Militer AS Gentayangan di Sekitar Iran
Rekomendasi
Beberkan Bukti Penggeledahan...
Beberkan Bukti Penggeledahan tapi Belum Tetapkan Tersangka, Polda Metro Jaya: Masih Pendalaman
Unesa Buka Jalur TMUBK...
Unesa Buka Jalur TMUBK Gelombang 2 2026, Cek Persyaratannya
Keistimewaan Muharram,...
Keistimewaan Muharram, Dijuluki Sebagai Bulannya Allah
Berita Terkini
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved