Akademisi Inggris: Pembakaran Alquran Adalah Tindakan Ekstremis

Sabtu, 05 Agustus 2023 - 11:02 WIB
loading...
A A A
Meskipun demikian, Scott-Baumann menekankan bahwa negara-negara Skandinavia memandang diri mereka sebagai "istimewa" dalam hal kebebasan berekspresi. "Ini, menurut saya, di negara beradab mana pun, ini adalah tindakan ilegal," katanya.

Menurut Scott-Baumann, filsuf Nazi Schmitt menyebutkan bahwa untuk mencapai masyarakat yang damai, sangat penting untuk membangun musuh internal yang harus dibenci. "Ini adalah situasi saat ini di negara-negara Nordik," katanya.

Dia menambahkan bahwa jika masyarakat menciptakan musuh, orang akan mengarahkan kebencian mereka kepada musuh buatan, bukan pemerintah. Dia menggarisbawahi bahwa yang lebih sulit untuk diselesaikan adalah masalah media sosial, yang menunjukkannya sebagai alasan lain mengapa pembakaran Alquran begitu efektif karena pesan semacam itu menyebar dalam hitungan detik.

Sedangkan menurut Thomas, tindakan pembakaran Alquran merupakan tindakan ekstremis. Tidak mudah untuk mengetahui secara pasti motivasi pelakunya. "Tapi yang jelas, mereka adalah orang-orang yang anti-Islam, apapun alasannya, dan siapa tahu dengan melakukan aksi pembakaran Al Quran itu sendiri akan memprovokasi. sebuah reaksi," kata Thomas.

Baca Juga: 3 Alasan Umat Islam Menentang Pembakaran Alquran di Swedia dan Denmark
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Fakta Diplomasi Ayat...
9 Fakta Diplomasi Ayat Suci Al-Quran pada Pemakaman Khamenei, Kirim Sinyal Bedakan Siapa Sekutu dan Musuh
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Tinta Karbon dan Kulit...
Tinta Karbon dan Kulit Hewan Mewarnai Keunikan Al-Quran Berusia 1.000 Tahun
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Arab Saudi Terbitkan...
Arab Saudi Terbitkan Paket Visa Elektronik untuk Pelancong Indonesia, Apa Itu?
Rekomendasi
Jalur Mandiri Ujian...
Jalur Mandiri Ujian Tulis UNJ 2026 Masih Buka Pendaftaran, Simak Persyaratannya
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
Berita Terkini
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved