Jenderal Rusia Bocorkan Jumlah Korban Pasukan Elite-nya dalam Perang Ukraina
Jum'at, 04 Agustus 2023 - 07:08 WIB
loading...
A
A
A
"Dalam 17 bulan sejak perang dimulai, lebih dari 5.000 pasukan terjun payung yang terluka kembali ke garis depan setelah dirawat, dan lebih dari 3.500 orang kami yang terluka sama sekali menolak untuk meninggalkan garis depan," katanya saat memberikan ucapan selamat, yang dilansir Radio Free Europe/Radio Liberty, Jumat (4/8/2023).
Saluran televisi Zvezda dengan cepat menghapus pesan video ucapan selamat Teplinsky dari situs webnya dan dari saluran Telegramnya. Langkah penghapusan pesan video itu dilaporkan Agentsvo, sebuah situs investigasi independen Rusia yang diluncurkan pada 2021.
Outlet berita Rusia, termasuk MK.ru, juga telah menerbitkan artikel yang menyertakan angka-angka korban pasukan Moskow yang dikutip dari Teplinsky.
Rusia jarang merilis angka kerugian pasukannya, tetapi ketika itu terjadi, perkiraannya jauh lebih rendah daripada yang diderita pihak Ukraina.
Layanan BBC Rusia melaporkan pada September 2022, mengutip data yang tersedia untuk umum, bahwa Rusia telah kehilangan lebih dari 900 tentara pasukan khusus, pasukan terjun payung, marinir, dan pilot dalam lebih dari enam bulan invasi besar-besaran ke Ukraina.
Angka itu termasuk 151 tentara dari intelijen militer Rusia, 337 marinir, 245 tentara dari pasukan khusus Garda Nasional dan polisi antihuru-hara, 144 anggota unit elite penerjun payung, 20 anggota Dinas Keamanan Federal (FSB), Layanan Pengawal Federal (FSO), serta setidaknya 67 pilot tempur.
Saluran televisi Zvezda dengan cepat menghapus pesan video ucapan selamat Teplinsky dari situs webnya dan dari saluran Telegramnya. Langkah penghapusan pesan video itu dilaporkan Agentsvo, sebuah situs investigasi independen Rusia yang diluncurkan pada 2021.
Outlet berita Rusia, termasuk MK.ru, juga telah menerbitkan artikel yang menyertakan angka-angka korban pasukan Moskow yang dikutip dari Teplinsky.
Rusia jarang merilis angka kerugian pasukannya, tetapi ketika itu terjadi, perkiraannya jauh lebih rendah daripada yang diderita pihak Ukraina.
Layanan BBC Rusia melaporkan pada September 2022, mengutip data yang tersedia untuk umum, bahwa Rusia telah kehilangan lebih dari 900 tentara pasukan khusus, pasukan terjun payung, marinir, dan pilot dalam lebih dari enam bulan invasi besar-besaran ke Ukraina.
Angka itu termasuk 151 tentara dari intelijen militer Rusia, 337 marinir, 245 tentara dari pasukan khusus Garda Nasional dan polisi antihuru-hara, 144 anggota unit elite penerjun payung, 20 anggota Dinas Keamanan Federal (FSB), Layanan Pengawal Federal (FSO), serta setidaknya 67 pilot tempur.
Lihat Juga :