Serangan HIMARS Tewaskan 200 Pasukan Rusia di Pantai Ukraina

Kamis, 03 Agustus 2023 - 04:27 WIB
loading...
Serangan HIMARS Tewaskan...
Serangan HIMARS tewaskan 200 pasukan Rusia di pantai Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
KIEV - Militer Ukraina melaporkan bahwa serangan Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) dari pasukannya baru-baru ini menghabisi sejumlah besar tentara Rusia di sebuah pantai di wilayah Kherson yang diduduki.

Media Ukraina seperti Euromaidan Press mengatakan sekitar 200 tentara Rusia tewas dalam serangan itu, tetapi laporan itu belum dapat diverifikasi secara independen.

Serangan di kamp pelatihan Rusia terjadi di pulau Dzharylhach Kherson di Laut Hitam. Pada hari Senin, militer Ukraina memposting rekaman insiden itu secara online, tetapi tidak memberikan tanggal kapan itu terjadi.

Pusat Perlawanan Nasional, yang beroperasi di bawah Pasukan Operasi Khusus Angkatan Bersenjata Ukraina, mengatakan dalam sebuah postingan Facebook bahwa informasi yang diberikan oleh sumber "bawah tanah" menyebabkan serangan itu.



“Berkat informasi yang diberikan oleh bawah tanah di wilayah yang diduduki sementara, lusinan penyerbu dan peralatan musuh dihancurkan,” tulis Pusat Perlawanan Nasional, menurut terjemahan oleh Kyiv Post, seperti dikutip dari Newsweek, Kamis (3/8/2023).

Rekaman yang diposting oleh Ukraina yang difilmkan menggunakan drone dan menunjukkan formasi besar pasukan Rusia di pantai pulau itu. Ledakan besar kemudian terlihat sebelum video berakhir.

Institute for the Study of War, sebuah think tank Washington, menulis dalam penilaian 23 Juli tentang perang Ukraina bahwa militer Rusia baru-baru ini mendirikan kamp di Dzharylhach untuk digunakan oleh "unit-unit yang terdegradasi dari berbagai bagian depan untuk Kherson Oblast" untuk pemulihan dan pelatihan.

Newsweek menghubungi Kementerian Pertahanan Rusia melalui email untuk memberikan komentar.

Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
Para Pemimpin Dunia...
Para Pemimpin Dunia Diam-diam Berbicara dengan Putin
10 Negara Terluas di...
10 Negara Terluas di Dunia, Adakah Indonesia?
Rusia Kecam Trump karena...
Rusia Kecam Trump karena Mengancam Akan Mengebom Iran
Antisipasi Eskalasi...
Antisipasi Eskalasi dengan NATO, Putin Panggil 160.000 Pemuda untuk Wajib Militer
Trump akan Modernisasi...
Trump akan Modernisasi Persenjataan Nuklir AS Tanpa Menambah Jumlah
2 Negara Anggota NATO...
2 Negara Anggota NATO Akan Kerahkan Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Gempa Tembus 3000 Orang, Pemimpin Junta Militer Tinggalkan Myanmar
PM Australia Albanese...
PM Australia Albanese Jatuh di Panggung saat Kampanye
Rekomendasi
Cara Mengecek Jalan...
Cara Mengecek Jalan Macet atau Tidak Melalui Google Maps, Mudah dan Praktis
Arus Balik Jalur Gentong,...
Arus Balik Jalur Gentong, Polisi Imbau Jangan Pakai Google Maps
Trump Tampar RI dengan...
Trump Tampar RI dengan Tarif Impor 32%, Sektor Industri Ini Bakal Telan Pil Pahit
Berita Terkini
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
27 menit yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
1 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
2 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
3 jam yang lalu
Batu Ini Jadi Pengganjal...
Batu Ini Jadi Pengganjal Pintu selama Puluhan Tahun, Ternyata Nilainya Rp18 Miliar
4 jam yang lalu
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia, Hanya Ada Anjing Laut dan Penguin
5 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Akui Jet tempur...
Ukraina Akui Jet tempur F-16 AS Tak Bisa Tandingi Su-35 Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved