Mengapa Mayoritas Rakyat AS Tidak Lagi Percaya Diri dengan Kekuatan Militer Negaranya?

Selasa, 01 Agustus 2023 - 06:48 WIB
loading...
A A A
Partai Republik secara tradisional lebih cenderung mendukung militer daripada Demokrat, namun kepercayaan diri mereka anjlok dari 91% pada tahun 2020 menjadi 68% pada saat ini.

Politisi dan pakar Partai Republik telah menjadi beberapa kritikus paling sengit di Pentagon sejak Biden menjabat pada tahun 2021. Mereka mengecam militer karena kewajiban vaksin Covid dan memberikan kesempatan untuk pergantian kelamin untuk pasukan transgender. Mereka juga menentang 'teori ras kritis', dan upayanya untuk membuang bahasa gender di barak.

Baca Juga: AS Tuding China Pasang Malware di Jaringan Komunikasi dan Listrik

Penarikan tentara dari Afghanistan pada Agustus 2021 – yang menyebabkan 13 tentara AS tewas dalam pemboman bunuh diri dan peralatan AS senilai puluhan miliar dolar jatuh ke tangan Taliban – juga mendapat kecaman pedas dari kedua sisi spektrum politik.

Dengan jatuhnya dukungan publik, angkatan bersenjata berjuang untuk mengisi barisan mereka. Para pemimpin dari angkatan darat, angkatan laut, dan angkatan udara mengatakan kepada sidang Kongres pada bulan Maret bahwa mereka semua berharap untuk gagal mencapai target perekrutan mereka tahun ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
Trump Serius Ancam Iran...
Trump Serius Ancam Iran dengan Kekuatan Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved