Salwan Momika Bakar Alquran untuk Ketiga Kalinya
Selasa, 01 Agustus 2023 - 06:18 WIB
loading...
A
A
A
Seperti pada protes sebelumnya, Momika dan Najem adalah satu-satunya peserta, dengan sekelompok kecil pengunjuk rasa berkumpul di luar penjagaan polisi, menurut seorang reporter AFP di tempat kejadian.
Baca Juga: 14 Fakta Hidup tentang Salwan Momika, Imigran Irak yang Menginjak Alquran di depan Kedubes Irak
Mats Eriksson, juru bicara kepolisian Stockholm mengatakan kepada AFP bahwa acara tersebut "diselenggarakan tanpa gangguan ketertiban umum yang serius".
Selama protes, Momika juga menginjak foto ulama Muslim Syiah dan pemimpin politik Moqtada Sadr -- yang para pengikutnya menyerbu kedutaan Swedia di Baghdad sebagai tanggapan atas penodaan sebelumnya.
Mereka sebelumnya membakar Alquran pada hari raya Iduladha di luar Masjid Agung Stockholm. Momika juga menginjak-injak Alquran dan menyeka sepatunya dengan bendera Irak di luar kedutaan Irak di Stockholm pada awal bulan ini.
Tujuh tahun setelah tiba di negara itu, izin tinggal tiga tahun Momika dilaporkan terancam dicabut. Pihak berwenang Swedia yang mulai menyelidiki media sosialnya setelah pembakaran Alquran pertama menemukan bahwa dia telah memainkan peran utama dalam kelompok milisi Kristen yang dikatakan bersekutu dengan Iran – meskipun milisi tersebut berperang melawan teror ISIS/ISIL.
Banyak pihak menyangkan insiden pembakaran Alquran. "Kami melihatnya berdiri di sana lagi dan meneriakkan hal-hal tentang Alquran dan tentang Islam, bermain dengan Alquran, dan sejujurnya itu semua untuk perhatian dan itu cukup jelas," Tamazight El Yaakoubi, seorang mahasiswa hukum Muslim berusia 18 tahun dari Belanda dalam kunjungan ke Swedia, kepada AFP.
Baca Juga: 14 Fakta Hidup tentang Salwan Momika, Imigran Irak yang Menginjak Alquran di depan Kedubes Irak
Mats Eriksson, juru bicara kepolisian Stockholm mengatakan kepada AFP bahwa acara tersebut "diselenggarakan tanpa gangguan ketertiban umum yang serius".
Selama protes, Momika juga menginjak foto ulama Muslim Syiah dan pemimpin politik Moqtada Sadr -- yang para pengikutnya menyerbu kedutaan Swedia di Baghdad sebagai tanggapan atas penodaan sebelumnya.
Mereka sebelumnya membakar Alquran pada hari raya Iduladha di luar Masjid Agung Stockholm. Momika juga menginjak-injak Alquran dan menyeka sepatunya dengan bendera Irak di luar kedutaan Irak di Stockholm pada awal bulan ini.
Tujuh tahun setelah tiba di negara itu, izin tinggal tiga tahun Momika dilaporkan terancam dicabut. Pihak berwenang Swedia yang mulai menyelidiki media sosialnya setelah pembakaran Alquran pertama menemukan bahwa dia telah memainkan peran utama dalam kelompok milisi Kristen yang dikatakan bersekutu dengan Iran – meskipun milisi tersebut berperang melawan teror ISIS/ISIL.
Banyak pihak menyangkan insiden pembakaran Alquran. "Kami melihatnya berdiri di sana lagi dan meneriakkan hal-hal tentang Alquran dan tentang Islam, bermain dengan Alquran, dan sejujurnya itu semua untuk perhatian dan itu cukup jelas," Tamazight El Yaakoubi, seorang mahasiswa hukum Muslim berusia 18 tahun dari Belanda dalam kunjungan ke Swedia, kepada AFP.
Lihat Juga :