Perang Belum Akan Berakhir, Industri Senjata Rusia Panen Besar

Selasa, 25 Juli 2023 - 08:33 WIB
loading...
Perang Belum Akan Berakhir,...
Industri militer Rusia terus berkembang. Foto/Reuters
A A A
MOSKOW - Invasi ke Ukraina dan konflik dengan NATO menyebabkan pertumbuhan industri Rusia meningkat drastis dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu, ekspor senjata Rusia ke negara lain juga mendukung tren tersebut.

Menteri Perdagangan dan Industri Rusia Denis Manturov mengungkapkan, industri militer Rusia dapat menggunakan lebih dari 16.000 pekerja khusus. Namun, dia yakin tetap berhasil meningkatkan produksi senjata tertentu.

“Sejak awal tahun ini, untuk banyak jenis senjata dan peralatan khusus, lebih banyak yang telah diproduksi dibandingkan sepanjang tahun lalu,” kata Manturov dalam sebuah konferensi di Nizhny Novgorod, dilansir RT.

“Berbicara tentang senjata, kami sekarang mencapai tingkat di mana pengiriman hanya dalam satu bulan melebihi total pesanan tahun lalu,” tambahnya.

Baca Juga: 10 Perang yang Diramalkan Terjadi di Masa Depan, Salah Satunya dekat Indonesia

Manturov mengklaim semua perusahaan pertahanan beroperasi pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, kemampuan yang diperluas telah mengakibatkan kekurangan tenaga kerja.

“Secara total, dengan mempertimbangkan kapasitas yang dikerahkan, kami membutuhkan lebih dari 16.000 spesialis hanya untuk organisasi yang memastikan pasokan jenis senjata dan peralatan khusus paling populer,” kata Manturov juga seorang wakil perdana menteri.

Baca Juga: 6 Pasukan Elite Perempuan yang Terkenal di Dunia

“Kami membutuhkan pendekatan terpadu di sini,” katanya, mendesak para gubernur untuk melibatkan layanan ketenagakerjaan dan spesialis sumber daya manusia, serta menawarkan insentif kepada lulusan universitas untuk bekerja di industri pertahanan.

Di Distrik Federal Volga saja, 106 perusahaan menerima subsidi untuk memperluas dan mempercepat produksi senjata, peralatan, dan amunisi, sementara puluhan kontrak lainnya sedang dikerjakan.

Industri militer Rusia telah meningkatkan aktivitasnya untuk mendukung operasi militer di Ukraina. AS dan sekutunya telah mengirimkan senjata, peralatan, dan amunisi senilai lebih dari USD100 miliar ke Kiev, sambil bersikeras bahwa mereka bukan pihak dalam konflik tersebut. Barat juga berupaya meningkatkan produksi militer, dengan sedikit keberhasilan sejauh ini.

Nizhny Novgorod, dikenal sebagai pusat inudtsri selama era Uni Soviet, terletak di sungai Volga sekitar setengah jalan antara Moskow dan Kazan. Salah satu perusahaan industri besar di 1,2 juta komunitas adalah NMSZ, anak perusahaan Almaz-Antey yang memproduksi artileri tabung dan amunisi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Berangkat Umrah, Ruben...
Berangkat Umrah, Ruben Onsu Serahkan Semua Masalah dalam Doa di Depan Ka'bah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved