5 Alasan Ukraina Butuh Jet Tempur JAS 39 Gripen Buatan Swedia

Senin, 24 Juli 2023 - 12:30 WIB
loading...
A A A
Dari enam negara yang menerbangkan jet tersebut, hanya Swedia dan Republik Ceko yang mendukung Ukraina dalam perang tersebut. Brasil, Afrika Selatan, dan Thailand netral, sementara Hongaria tidak mau memberikan senjata ke Ukraina dan mengancam akan memblokir bantuan militer UE ke Kyiv.

Republik Ceko memiliki 14 Gripen C dan 2 Gripen D yang disewa hingga 2027, ketika mereka akan digantikan oleh F-35. Satu-satunya pesawat tempur lainnya adalah 16 pesawat ringan subsonik Aero L-159, tetapi Republik Ceko juga dikelilingi oleh sekutu, yang dapat membuatnya lebih rela berpisah dengan beberapa jetnya.

Swedia mengoperasikan sekitar 80 Gripen C dan telah memesan 60 Gripen E, varian baru generasi 4.5, tetapi hanya menerima sedikit. Ancaman udara Rusia menjadi perhatian Swedia, tetapi jumlah Gripen yang diinginkan Ukraina "sangat bisa dilakukan dan tidak akan secara substansial mengurangi kemampuan Angkatan Udara Swedia," kata Alperovitch, meskipun ia menolak mengatakan berapa banyak Gripens yang dicari Ukraina.

Hampir puluhan negara telah setuju untuk melatih pilot Ukraina menggunakan F-16 mulai Agustus, dan John Kirby, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, mengatakan minggu ini bahwa F-16 kemungkinan akan tiba di Ukraina pada akhir tahun, tetapi pejabat pertahanan AS mengatakan bahwa F-16 tidak cocok untuk medan perang saat ini di Ukraina.

Polandia dan Slovakia telah menyediakan 27 MiG-29 untuk melengkapi armada Ukraina, tetapi menjaga agar mereka tetap terbang hanya akan semakin sulit seiring bertambahnya usia dan rantai pasokan mereka melemah.

Dalam jangka panjang, Ukraina "mungkin perlu menggunakan F-16," kata Alperovitch, "tetapi setidaknya dalam jangka pendek untuk membantu mereka melawan Rusia, saya pikir Gripen adalah pilihan yang bagus."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved