5 Alasan Ukraina Butuh Jet Tempur JAS 39 Gripen Buatan Swedia

Senin, 24 Juli 2023 - 12:30 WIB
loading...
5 Alasan Ukraina Butuh...
Jet tempour buatan Swedia menjadi target permohonan bantuan militer yang diinginkan Ukraina. Foto/Reuters
A A A
KYIV - Baik Rusia maupun Ukraina belum mampu mendominasi langit selama perang 16 bulan mereka. Tetapi pesawat Rusia memiliki keunggulan teknologi dan unggul dalam hal jumlah.

Untuk melawan perang udara dengan lebih baik dan mendukung pasukan daratnya, Ukraina telah berulang kali meminta jet tempur F-16 dari negara-negara Barat, dan negara-negara tersebut bergerak untuk memasok mereka.

Berikut adalah 5 alasan kenapa Ukraina membutuhkan JAS 39 Gripen buatan Swedia.

1. Sesuai dengan Kebutuhan Ukraina

5 Alasan Ukraina Butuh Jet Tempur JAS 39 Gripen Buatan Swedia

Foto/Reuters

Menyesuaikan diri dengan F-16 yang dirancang Barat bisa menjadi tantangan bagi pilot Ukraina yang terbiasa dengan jet era Soviet. Tetapi Kyiv juga dilaporkan mencari pesawat tempur yang menurut para ahli mungkin lebih cocok untuk kebutuhan Ukraina yakni JAS 39 Gripen buatan Swedia.

Ukraina telah "mengincar mereka selama lebih dari satu dekade," kata Dmitri Alperovitch, pembawa acara podcast Geopolitik Decanted, pada episode baru-baru ini yang direkam setelah perjalanan ke Ukraina, dilansir Insider.

Menurut Alperovitch, para pejabat Ukraina mengatakan "mereka cukup berharap bahwa mereka mungkin bisa mendapatkan setidaknya beberapa dari mereka segera bahkan saat mereka sedang mengejar F-16."

Gripen dianggap baik oleh para ahli dan mungkin secara unik cocok untuk perang di Ukraina. Itu dapat mencapai Mach 2 dan terbang dengan kecepatan supersonik tanpa menggunakan afterburner, fitur yang dikenal sebagai super-cruise yang hanya dimiliki oleh beberapa jet, tidak satupun dari mereka Rusia.

2. Mengangkut Rudal yang Canggih

5 Alasan Ukraina Butuh Jet Tempur JAS 39 Gripen Buatan Swedia

Foto/Reuters
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Tragis! Pesawat Bawa...
Tragis! Pesawat Bawa Penerjun Payung Jatuh, 12 Orang Tewas
Rekomendasi
Tanggapi Aksi Mahasiswa,...
Tanggapi Aksi Mahasiswa, Eksponen 98 Nilai Pemerintah Sedang Jalankan Amanat Reformasi
Jangan Tunggu Sampai...
Jangan Tunggu Sampai Hari H! Ini 5 Persiapan Uang yang Bikin Pensiun Makin Nyaman
Dompet Suporter Inggris...
Dompet Suporter Inggris KO Jelang Kontra Kroasia
Berita Terkini
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved