10 Negara Pecinta Seni dan Tradisi Minum Teh, Nomor 6 Paling Banyak Ditiru di Indonesia

Minggu, 23 Juli 2023 - 20:33 WIB
loading...
10 Negara Pecinta Seni...
Teh bukan hanya sekadar minuman, tetapi juga seni dan tradisi di banyak negara. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Teh , minuman yang melintasi batas dan waktu, memiliki tempat khusus di hati orang-orang di seluruh dunia. Teh bukan hanya minuman semata, tetapi itu juga berkembang menjadi seni dan tradisi yang menjadikannya suatu kebiasaan.

Dari upacara minum teh kuno Tiongkok dan varietas teh yang beragam hingga produksi teh chai dan kaya yang terkenal di India, setiap negara menampilkan rasa dan tradisinya yang khas.

Turki menganut teh sebagai simbol keramahtamahan, sedangkan Jepang menekankan keharmonisan dan kesederhanaan dalam upacara minum tehnya. Britania Raya memiliki tradisi minum teh yang kuat dan seringkali mewah, sementara Afrika Utara menawarkan teh mint Maroko yang harum dan teh hitam Mesir yang kuat.

Melansir The Travel, budaya teh Korea Selatan yang muncul, produksi berkualitas tinggi Kenya, dan konsumsi kompetitif Irlandia melengkapi permadani teh global ini. Dengan teh sebagai benang merahnya, negara-negara tersebut menunjukkan bahwa teh bukan sekadar minuman melainkan simbol tradisi, koneksi, dan warisan budaya. Nikmati penjelajahan budaya teh yang mempesona di seluruh dunia.

Berikut adalah 10 negara yang memiliki seni dan tradisi dalam meminum teh.

1. Korea Selatan

10 Negara Pecinta Seni dan Tradisi Minum Teh, Nomor 6 Paling Banyak Ditiru di Indonesia

Foto/Reuters

Sementara Korea Selatan lebih sering diasosiasikan dengan K-pop dan kulinernya yang semarak, budaya tehnya terus mendapatkan pengakuan. Konsumsi teh di Korea Selatan sedang meningkat karena negara tersebut merangkul seni teh dengan perpaduan praktik tradisional dan pendekatan inovatif.

Dari teh hijau yang dipuja, seperti teh hijau khas Korea yang dikenal sebagai "Dokcha", hingga minuman trendi yang mengandung matcha dan campuran herbal yang unik, orang Korea Selatan memperluas selera mereka dan menjelajahi dunia teh.

Kedai teh dan upacara menawarkan ruang yang tenang bagi individu untuk terhubung dengan alam, menemukan ketenangan, dan menikmati cita rasa bernuansa minuman kuno ini. Saat Korea Selatan terus mengukir tempatnya di panggung global, budaya tehnya yang baru muncul menambah lapisan kedalaman warisannya yang kaya.

Baca Juga: 10 Negara dengan Legenda Urban Paling Populer

2. Kenya

10 Negara Pecinta Seni dan Tradisi Minum Teh, Nomor 6 Paling Banyak Ditiru di Indonesia

Foto/Reuters

Kenya adalah pemain penting dalam industri teh global, baik sebagai produsen maupun konsumen. Meskipun dikenal dengan ekspor tehnya, Kenya juga memiliki konsumsi teh dalam negeri yang terkenal. Teh memiliki tempat khusus dalam budaya Kenya, dengan sebagian besar penduduk menikmati teh setiap hari.

Orang Kenya sering kali lebih menyukai teh kental yang disajikan panas dan terkadang disertai dengan susu atau bahan tambahan lainnya. Konsumsi teh di Kenya berfungsi sebagai aktivitas sosial, menyatukan orang untuk bercakap-cakap dan menjalin ikatan. Sebagai negara pecinta teh, Kenya menghargai cita rasa dan kenikmatan yang dibawa oleh minuman kesayangan ini ke dalam kehidupan sehari-hari mereka.

3. Maroko

Maroko terkenal dengan budaya tehnya yang mengakar dan konsumsi tehnya yang signifikan. Teh memegang tempat yang dihargai dalam kehidupan sehari-hari Maroko dan kebiasaan sosial.

Teh paling populer di negara ini adalah teh mint Maroko yang terkenal, campuran daun teh hijau dan daun mint segar yang menyegarkan, sering kali dimaniskan dengan gula. Upacara teh Maroko, di mana teh dituangkan dengan cermat dari ketinggian, menciptakan tontonan yang berbuih dan mempesona.

Teh adalah simbol keramahan, persahabatan, dan tradisi di Maroko, dinikmati sepanjang hari di rumah, pasar, dan kafe. Budaya teh yang semarak di negara ini mencerminkan kehangatan dan semangat Maroko untuk hidup.

Baca Juga: 10 Negara Terbesar dalam Konsumsi Daging, AS dan China Bersaing Ketat

4. Mesir

10 Negara Pecinta Seni dan Tradisi Minum Teh, Nomor 6 Paling Banyak Ditiru di Indonesia

Foto/Reuters

Mesir memiliki posisi penting dalam konsumsi teh, mencerminkan budaya teh yang kuat di negara tersebut. Teh sangat populer di kalangan orang Mesir, menjadikannya makanan pokok dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Baik itu jalan-jalan Kairo yang semarak atau desa-desa yang tenang di sepanjang Sungai Nil, teh dinikmati di seluruh negeri. Orang Mesir lebih menyukai teh hitam yang diinfuskan dengan sentuhan mint, menciptakan perpaduan yang menyegarkan dan menyegarkan.

Dari pertemuan santai hingga acara formal, teh adalah simbol keramahtamahan dan kehangatan, membina hubungan dan percakapan sosial. Konsumsi teh Mesir menunjukkan apresiasi mendalam negara tersebut terhadap minuman kesayangan ini, yang terjalin dengan tradisi budayanya yang kaya.

5. Irlandia

Irlandia menonjol karena budaya tehnya yang semarak, di mana orang Irlandia merangkul minuman kesayangan ini dengan kasih sayang yang dalam. Orang Irlandia mengonsumsi lebih banyak teh daripada minuman keras, suatu prestasi luar biasa yang membedakan mereka.

Khususnya, mereka mengungguli Inggris tetangga mereka dalam konsumsi teh sehari-hari. Teh memegang tempat khusus dalam kehidupan sehari-hari Irlandia, melambangkan kehangatan, keramahan, dan koneksi. Ritual pembuatan teh tradisional ditegakkan, dengan teh sarapan Irlandia yang kuat disertai sedikit susu menjadi pilihan populer.

Kedai teh, kafe, dan pub lokal berfungsi sebagai tempat berkumpul di mana para penggemar teh menikmati kenyamanan dan persahabatan yang dibawa oleh teh. Budaya teh Irlandia benar-benar memupuk rasa kebersamaan dan berbagi pengalaman.

6. Jepang

10 Negara Pecinta Seni dan Tradisi Minum Teh, Nomor 6 Paling Banyak Ditiru di Indonesia

Foto/Reuters

Jepang memiliki budaya teh yang mengakar, memposisikannya sebagai konsumen teh yang signifikan. Teh hijau, khususnya matcha, memiliki tempat khusus di masyarakat Jepang. Dari upacara minum teh tradisional hingga sehari-hari

ituals, teh merupakan bagian integral dari kehidupan Jepang. Matcha, yang dikenal dengan warna cerah dan rasa bersahaja, dinikmati dalam berbagai bentuk, termasuk sebagai minuman panas, bahan kreasi kuliner, dan bahkan makanan penutup.

Dengan fokus pada kualitas dan perhatian terhadap detail, konsumsi teh di Jepang mencerminkan apresiasinya terhadap kesenian dan ketenangan yang dibawa oleh teh. Budaya teh Jepang terus berkembang, memikat para penggemar teh baik di dalam maupun luar negeri.

7. Britania Raya

10 Negara Pecinta Seni dan Tradisi Minum Teh, Nomor 6 Paling Banyak Ditiru di Indonesia

Foto/Reuters

Inggris Raya memiliki reputasi lama sebagai negara pecinta teh. Konsumsi teh memiliki tempat yang signifikan dalam budaya Inggris, dengan teh dinikmati sepanjang hari. Dari secangkir teh pagi hingga ritual minum teh sore, orang Inggris menjadikan teh sebagai pendamping yang menghibur dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Tradisi teh sore memiliki tempat khusus dalam masyarakat Inggris. Ini adalah acara santai yang bisa menjadi acara sosial atau acara yang tenang di mana teh disertai dengan sandwich jari yang lembut, scone dengan krim dan selai, dan bermacam-macam kue kering.

Meskipun angka pastinya dapat bervariasi, Inggris Raya secara konsisten menempati peringkat di antara negara-negara pengkonsumsi teh teratas. Baik campuran klasik seperti Earl Grey atau English Breakfast yang disukai, teh tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas Inggris, melambangkan keramahtamahan, tradisi, dan hubungan cinta abadi antara bangsa dan minuman kesayangannya.

8. India

India, negara pencinta teh dengan warisan budaya yang kaya, memimpin dunia dalam konsumsi teh. Teh memiliki tempat khusus di hati orang India, melampaui status minuman menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari mereka.

Daya pikat aromatik chai, perpaduan harum antara rempah-rempah dan teh, mewujudkan budaya teh India. Dari pedagang kaki lima yang ramai hingga rumah yang nyaman, chai memupuk hubungan sosial dan percakapan yang akrab. Lanskap teh India yang beragam, dengan Darjeeling yang ikonik dan teh Assam yang kuat, menawarkan permadani rasa, yang mencerminkan tradisi negara tersebut.

Seni bernuansa teh di India merayakan momen bersama, kekeluargaan, dan warisan abadi teh, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari permadani budaya bangsa.

9. China

10 Negara Pecinta Seni dan Tradisi Minum Teh, Nomor 6 Paling Banyak Ditiru di Indonesia

Foto/Reuters

China, negara yang kaya akan tradisi teh, menganut konsumsi teh dengan apresiasi mendalam yang telah bertahan dalam ujian waktu. Teh memiliki tempat terhormat di hati orang Tionghoa, terjalin mulus ke dalam rutinitas sehari-hari mereka.

Dari pertemuan sosial yang meriah hingga saat-saat menyendiri yang tenang, teh menemani setiap kesempatan. Dengan permadani varietas teh yang kaya, termasuk teh hijau yang lembut seperti Longjing dan Biluochun, dan oolong aromatik seperti Tie Guan Yin dan Da Hong Pao, China menawarkan perjalanan indrawi melalui rasa yang beragam.

Di tengah kedai teh yang ramai dan kebun teh yang tenang, orang Tionghoa menyukai kesenian teh, membina hubungan, kontemplasi, dan rasa identitas budaya yang mengakar.

10. Turki

Turki, negara yang dikenal sangat menghargai teh, dengan bangga mengklaim posisi terkemuka dalam konsumsi teh global. Teh, yang dengan penuh kasih disebut sebagai "çay" oleh orang Turki, menempati tempat yang disayangi di hati dan rutinitas sehari-hari mereka.

Dari rumah yang nyaman hingga tempat kerja yang ramai dan pertemuan sosial yang semarak, teh berfungsi sebagai obat mujarab yang menyatukan teman, keluarga, dan bahkan orang asing. Teh Turki, biasanya kental dan menyegarkan, diseduh dengan cermat menggunakan çaydanlık, sebuah ikonik teko ganda.

Di luar rasanya, teh di Turki mewujudkan rasa kehangatan, keramahtamahan, dan keinginan tulus untuk terhubung secara pribadi. Itu adalah undangan untuk memperlambat, terlibat dalam percakapan yang menyentuh hati, dan menjalin ikatan yang bermakna.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Berita Terkini
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved