62.000 Tentara Bayaran Wagner Tewas di Medan Perang Ukraina selama 1 Tahun

Jum'at, 21 Juli 2023 - 22:26 WIB
loading...
A A A
Dikatakan dalam laporan intelijen bahwa "20.000 narapidana yang direkrut terbunuh dalam beberapa bulan," sebuah angka dengan urutan yang sama besarnya dengan laporan Telegram.

Sementara Grup Wagner bukan satu-satunya kelompok yang merekrut tahanan untuk Ukraina, itu adalah kelompok paling produktif yang melakukannya. Laporan Inggris mencatat bahwa kementerian pertahanan Rusia telah "mengambil alih jalur perekrutan penjara Wagner."

Masa depan Grup Wagner tidak jelas setelah pemimpinnya melakukan pemberontakan, mengambil alih markas besar militer Rusia di kota utama Rusia dan mulai berbaris di Moskow. Itu berakhir dengan Prigozhin setuju untuk pergi ke pengasingan dan para pejuangnya diberi tahu bahwa mereka dapat bergabung dengan militer Rusia, mengikuti pemimpin mereka, atau pulang.

Namun kelompok itu masih aktif di Afrika dan Timur Tengah, di mana mereka dituduh melakukan kejahatan perang. Seorang pensiunan jenderal AS mengatakan peran yang lebih besar yang dimainkan kelompok itu adalah mengapa Putin "tidak mampu kehilangan" Prigozhin, yang menurut Kremlin bertemu dengan presiden Rusia meskipun dia seharusnya diasingkan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved