Lee Hsien Loong Dilantik sebagai PM Singapura untuk Ke-9 Kalinya

Selasa, 28 Juli 2020 - 09:39 WIB
loading...
Lee Hsien Loong Dilantik...
Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong. Foto/REUTERS/Piroschka van de Wouw
A A A
SINGAPURA - Lee Hsien Loong , Sekretaris Jenderal People's Action Party (PAP) atau Partai Aksi Rakyat, telah dilantik sebagai Perdana Menteri (PM) Singapura . Lee dilantik sebagai pemimpin negara itu untuk kesembilan kalinya.

Upacara pelantikan berlangsung di Istana hari Senin. Pengambilan sumpah jabatan dilakukan sebelum Presiden Singapura Halimah Yacob.

Pada 25 Juli, Lee Hsien Loong , 68, mengumumkan susunan kabinet barunya setelah partainya mempertahankan kekuasaan dalam pemilihan umum (pemilu) pada 10 Juli lalu.

Pemilu tersebut adalah pemilihan umum keempat untuk Lee. Namun, menurut Straits Times, dia menjabat sebagai pemimpin negara-kota ini untuk yang kesembilan kalinya.

Heng Swee Keat tetap menjabat Wakil Perdana Menteri yang merangkap sebagai Menteri Keuangan dan Menteri Koordinator Kebijakan Ekonomi.

Dua menteri senior, Teo Chee Hean dan Tharman Shanmugaratnam, masing-masing tetap sebagai Menteri Koordinator Kebijakan Keamanan dan Menteri Sosial Nasional.

Untuk kabinet yang baru, ada 37 pemegang jabatan secara keseluruhan, sama dengan susunan pejabat tahun 2015 sebelumnya yang mencakup Menteri Sekretaris Negara dan Parlemen.

Selain Kantor Perdana Menteri, ada 15 kementerian lain. (Baca: Partai Berkuasa Singapura Terpukul oleh Hasil Pemilu )

Masagos Zulkifly, Indranee Rajah, Grace Fu, Lawrence Wong, Ong Ye Kung dan Desmond Lee masing-masing mendapatkan portofolio baru, sementara Dr Maliki Osman dan Edwin Tong telah dipromosikan sebagai menteri.

Chan Chun Sing, S. Iswaran, Ng Eng Hen, Vivian Balakrishnan, K. Shanmugam, Gan Kim Yong dan Josephine Teo tetap sebagai menteri yang sama seperti sebelumnya.

PAP, yang dipimpin oleh Lee Hsee Loong, memenangkan 83 dari 93 kursi parlemen Singapura dalam pemilu lalu. Perolehan kursi itu tetap menjadikan PAP sebagai partai berkuasa.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved