Ajudan Zelensky: Barat Beruntung Warga Ukraina Sekarat Demi Mereka

Senin, 17 Juli 2023 - 16:34 WIB
loading...
Ajudan Zelensky: Barat...
Prajurit Ukraina memuat peluru ke dalam sistem peluncuran roket kecil Partyzan sebelum menembak ke arah pasukan Rusia di posisi dekat garis depan, Zaporizhzhia, Ukraina, 13 Juli 2023. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Orang-orang Eropa harus bersyukur warga Ukraina bersedia melawan Rusia dan binasa di medan perang demi mereka.

Penasihat senior Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Mikhail Podoliak mengungkapkan hal itu setelah Zelensky mengecam NATO. Zelensky marah karena NATO tidak memberikan peta jalan aksesi kepada Ukraina selama KTT pekan lalu di Vilnius, Lithuania.

“Eropa beruntung karena ada negara seperti Ukraina, yang siap mempertahankan cara hidup Eropa yang umum, didominasi persaingan, demokrasi, kebebasan, dan sebagainya, dengan nyawa (para tentaranya),” ungkap Podoliak kepada kantor berita Baltik, Delfi, pada Jumat.

Dia bersikeras, “Rusia ingin menyeret kita semua ke kamp (penjara) Soviet klasik.”

“Politisi dan pakar Barat yang berdebat untuk membuka kembali negosiasi dengan Moskow terjebak di masa lalu,” tegas Podoliak.

Baca juga: Menhan Inggris: Putin Belum Selesai, Perang Dingin Lawan China Tahun 2030

Penasihat Zelensky memuji Menteri Luar Negeri Finlandia Elina Valtonen, yang baru-baru ini mengatakan kepada Financial Times bahwa bantuan Barat ke Kiev adalah “bukan amal.”

“Mereka berjuang untuk kebebasan kita dan arsitektur keamanan Eropa,” ujar Valtonen.

Tekad Barat membantu Ukraina dipertanyakan setelah, meskipun ada permintaan berulang dari Kiev, Ukraina ditolak menjadi anggota NATO dan tidak diberikan jadwal aksesi yang konkret.

Zelensky menyuarakan kemarahannya di Twitter pekan lalu, dengan mengatakan, "Belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak masuk akal” untuk tidak mengundang Ukraina bergabung dengan blok militer pimpinan AS.

Pejabat Barat membalas Ukraina atas kritiknya terhadap kecepatan pengiriman senjata dan bantuan militer lainnya.

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan negaranya "bukan Amazon" untuk diberikan daftar senjata yang diinginkan. Dia menambahkan, "Orang ingin melihat sedikit rasa terima kasih."

Pertemuan di Lituania terjadi saat serangan balasan Ukraina yang sangat dinantikan, diluncurkan bulan lalu.

Serangan balik itu gagal menembus garis pertahanan Rusia, dengan tentara Ukraina berjuang keras melewati ladang ranjau dan posisi yang dibentengi.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Jepang Pesta Gol, Tunisia...
Jepang Pesta Gol, Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved