Iran Beli 50 Jet Tempur Su-35 dan Sudah Bayar, tapi Belum Satu Pun Dikirim Rusia

Minggu, 16 Juli 2023 - 08:34 WIB
loading...
Iran Beli 50 Jet Tempur...
Iran membeli 50 jet tempur Su-35 dan sudah membayar, namun belu satu pun dikirim oleh Rusia. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Iran telah membayar pembelian 50 unit jet tempur Su-35 kepada Rusia hampir setahun lalu. Namun belum ada satu pun pesawat tempur yang kirim ke Teheran.

Masalah ini diungkap jurnalis Saeed Azimi dalam laporannya untuk pusat analisis Bourse and Bazaar Foundation pada 13 Juli.

Dalam tulisan Azimi, dia menyebutkan bahwa petinggi militer Iran, Brigadir Jenderal Hamid Vahedi, mengonfirmasi penyelesaian semua pembayaran untuk pesawat tempur Su-35 Rusia.

Jet-jet tempur Su-35 tersebut diharapkan menjadi milik Teheran tahun ini, namun pemerintah sekarang tidak yakin apakah mereka akan segera tiba.

Baca Juga: Gagal Peroleh Su-35 Rusia, Indonesia Borong 12 Jet Tempur Mirage Qatar

Azimi melaporkan bahwa Iran mengharapkan pesawat itu dikirim tiga minggu lalu.

Namun, Vahedi menegaskan pengiriman belum terjadi sama sekali. Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa petinggi Iran telah mengakui nihilnya pengiriman sambil terus menunggu pesawat yang dibutuhkan, belum pasti kapan akan diintegrasikan ke dalam armadanya.

Menurut laporan Azimi, Angkatan Udara Iran sebagian besar terdiri dari pesawat-pesawat kuno Amerika Serikat (AS) yang telah jauh melampaui umur operasionalnya. Oleh karena itu, Teheran terpaksa membeli 50 pesawat tempur Su-35 dari sekutunya; Rusia.

Rusia berhasil tidak hanya mengamankan pembayaran di muka untuk puluhan pesawat Su-35 tetapi juga menegosiasikan kesepakatan untuk drone kamikaze Shahed buatan Iran.

Teheran mulai memasok UAV pada akhir 2022. Hampir setahun telah berlalu sejak pengaturan ini dibuat, namun Teheran belum menerima jet Su-35.

Laporan Azimi menggarisbawahi bahwa Rusia, yang menghadapi tantangan yang timbul dari invasi besar-besaran ke Ukraina, telah meminta bantuan Iran.

Sebagai imbalannya, Teheran menanggapi permintaan Kremlin, memberikan dukungan. Namun, seperti yang disimpulkan Azimi, Iran hanya dieksploitasi, tidak menerima imbalan apa pun.

Pemerintah Rusia belum berkomentar atas laporan ini.

The Wall Street Journal melaporkan pada akhir April bahwa, selama enam bulan terakhir, Iran telah memasok Rusia dengan lebih dari 300.000 peluru artileri dan sekitar satu juta butir amunisi melalui kapal kargo.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Infografis
Tak Satu Pun Pasukan...
Tak Satu Pun Pasukan Iran Tewas, Serangan Balas Dendam AS Gagal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved