Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Diundang ke Inggris
Sabtu, 15 Juli 2023 - 10:45 WIB
loading...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. Foto/REUTERS
A
A
A
RIYADH - Pemerintah Inggris mengundang Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) untuk mengunjungi London akhir tahun ini. Financial Times melaporkan itu pada Jumat (14/7/2023).
Mengutip orang-orang yang diberi pengarahan tentang perjalanan tersebut, surat kabar tersebut mengatakan kunjungan tersebut diperkirakan akan dilakukan pada Oktober atau November.
Seorang pejabat pemerintah Inggris mengkonfirmasi kunjungan tersebut dan mengatakan, “Waktu yang tepat akan terserah mereka, mengingat kami membutuhkan mereka lebih dari mereka membutuhkan kami."
Ini akan menjadi perjalanan pertama putra mahkota Arab Saudi ke London sejak dia menjadi paria internasional pada Oktober 2018 setelah pembunuhan jurnalis Middle East Eye dan Washington Post Jamal Khashoggi oleh agen Saudi di Istanbul.
Setelah empat tahun absen, MBS melakukan perjalanan pertamanya ke Eropa sejak pembunuhan pada Juli 2022, mengunjungi Yunani dan Prancis.
Awal tahun itu, dia bertemu Perdana Menteri Inggris saat itu Boris Johnson di Riyadh saat London berusaha melobi kerajaan Teluk untuk produksi minyak yang lebih tinggi setelah invasi Rusia ke Ukraina.
Mengutip orang-orang yang diberi pengarahan tentang perjalanan tersebut, surat kabar tersebut mengatakan kunjungan tersebut diperkirakan akan dilakukan pada Oktober atau November.
Seorang pejabat pemerintah Inggris mengkonfirmasi kunjungan tersebut dan mengatakan, “Waktu yang tepat akan terserah mereka, mengingat kami membutuhkan mereka lebih dari mereka membutuhkan kami."
Ini akan menjadi perjalanan pertama putra mahkota Arab Saudi ke London sejak dia menjadi paria internasional pada Oktober 2018 setelah pembunuhan jurnalis Middle East Eye dan Washington Post Jamal Khashoggi oleh agen Saudi di Istanbul.
Setelah empat tahun absen, MBS melakukan perjalanan pertamanya ke Eropa sejak pembunuhan pada Juli 2022, mengunjungi Yunani dan Prancis.
Awal tahun itu, dia bertemu Perdana Menteri Inggris saat itu Boris Johnson di Riyadh saat London berusaha melobi kerajaan Teluk untuk produksi minyak yang lebih tinggi setelah invasi Rusia ke Ukraina.
Lihat Juga :