Presiden Abbas Sebut Jenin sebagai Ikon Perjuangan Palestina
Kamis, 13 Juli 2023 - 00:25 WIB
loading...
A
A
A
Saat dia mengakhiri kunjungannya, Abbas meletakkan karangan bunga di kuburan orang-orang Palestina yang kehilangan nyawa dalam serangan Israel baru-baru ini.
![Presiden Abbas Sebut Jenin sebagai Ikon Perjuangan Palestina]()
Foto/Reuters
Sejumlah negara Arab telah mengumumkan bantuan untuk kamp tersebut setelah serangan pekan lalu.
Menjelang kedatangan Abbas, ratusan tentara dari pengawal presiden berpatroli di jalan-jalan kamp, dan penembak jitu ditempatkan di atas atap.
Kunjungannya "merupakan pesan yang kuat dan penting... bahwa dia mendukung rakyat Palestina dalam perlawanan mereka terhadap pendudukan," kata Atta Abu Rumaila, sekretaris jenderal Fatah di kamp tersebut.
Israel telah menduduki Tepi Barat sejak Perang Enam Hari 1967 dan pasukannya secara teratur melancarkan serangan ke kota-kota Palestina.
Abbas melakukan perjalanan dengan helikopter dari Ramallah, pusat Otoritas Palestina, untuk kunjungan yang berlangsung hampir satu jam itu.
Presiden Palestina didampingi oleh calon penggantinya, termasuk perdana menteri Palestina Mohammed Shtayyeh dan Hussein Al-Sheikh, sekretaris jenderal Organisasi Pembebasan Palestina.
Abbas menggunakan pidatonya untuk mengeluarkan ancaman terselubung pada kelompok bersenjata yang “merusak” keamanan Palestina.
“Akan ada satu otoritas dan satu pasukan keamanan. Siapa pun yang berusaha merusak persatuan dan keamanannya akan menghadapi konsekuensinya... Setiap tangan yang ingin menyakiti rakyat dan stabilitasnya akan dipotong,” katanya.
Sebelum kedatangan Abbas, sekelompok anak meneriakkan "Katiba, Katiba, Katiba" di kamp untuk mendukung kelompok bersenjata lokal Brigade Jenin.

Foto/Reuters
Sejumlah negara Arab telah mengumumkan bantuan untuk kamp tersebut setelah serangan pekan lalu.
Menjelang kedatangan Abbas, ratusan tentara dari pengawal presiden berpatroli di jalan-jalan kamp, dan penembak jitu ditempatkan di atas atap.
Kunjungannya "merupakan pesan yang kuat dan penting... bahwa dia mendukung rakyat Palestina dalam perlawanan mereka terhadap pendudukan," kata Atta Abu Rumaila, sekretaris jenderal Fatah di kamp tersebut.
Israel telah menduduki Tepi Barat sejak Perang Enam Hari 1967 dan pasukannya secara teratur melancarkan serangan ke kota-kota Palestina.
Abbas melakukan perjalanan dengan helikopter dari Ramallah, pusat Otoritas Palestina, untuk kunjungan yang berlangsung hampir satu jam itu.
Presiden Palestina didampingi oleh calon penggantinya, termasuk perdana menteri Palestina Mohammed Shtayyeh dan Hussein Al-Sheikh, sekretaris jenderal Organisasi Pembebasan Palestina.
Abbas menggunakan pidatonya untuk mengeluarkan ancaman terselubung pada kelompok bersenjata yang “merusak” keamanan Palestina.
“Akan ada satu otoritas dan satu pasukan keamanan. Siapa pun yang berusaha merusak persatuan dan keamanannya akan menghadapi konsekuensinya... Setiap tangan yang ingin menyakiti rakyat dan stabilitasnya akan dipotong,” katanya.
Sebelum kedatangan Abbas, sekelompok anak meneriakkan "Katiba, Katiba, Katiba" di kamp untuk mendukung kelompok bersenjata lokal Brigade Jenin.
Lihat Juga :