Infeksi Covid-19 Kembali Muncul, Vietnam Evakuasi 80 ribu Orang dari Kota Danang
Senin, 27 Juli 2020 - 15:29 WIB
loading...
Langkah ini diambil setelah adanya tiga orang yang dikonfirmasi terinfeksi Covid-19 di kota itu. Foto/REUTERS
A
A
A
HANOI - Vietnam dilaporkan sedang melakukan proses mengevakuasi 80 ribu orang, sebagian besar turis lokal, dari kota Danang, yang merupakan salah satu tujuan wisata di negara tersebut. Langkah ini diambil setelah adanya tiga orang yang dikonfirmasi terinfeksi Covid-19 di kota itu.
Vietnam kembali waspada setelah pemerintah pada hari Sabtu lalu mengkonfirmasi infeksi komunitas pertamanya sejak April dan tiga kasus lainnya pada hari Minggu, semuanya di atau sekitar Danang.
( Baca juga: Koarmada I Tangkap 2 Kapal Vietnam Lakukan Illegal Fishing di Natuna )
"Evakuasi akan memakan waktu setidaknya empat hari dengan maskapai penerbangan domestik mengoperasikan sekitar 100 penerbangan setiap hari dari Danang ke 11 kota Vietnam," kata pemerintah Vietnam dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Senin (27/2020).
Kementerian Kesehatan Vietnam menuturkan, mereka yang dievakuasi dari Danang wajib menjalankan karantina mandiri selama 14 hari.
Menyusul penemuan kasus baru, Perdana Menteri Vietna, Nguyen Xuan Phuc memerintahkan polisi untuk meningkatkan tindakan terhadap imigrasi ilegal ke negara itu.
Media pemerintah pada akhir lalu mengatakan polisi di Danang telah menangkap seorang lelaki asal China berusia 42 tahun yang katanya adalah kepala kelompok kriminal yang membantu orang-orang secara ilegal memasuki Vietnam dari Tiongkok. Pihak berwenang belum secara resmi menghubungkan kasus-kasus baru di Danang dengan imigrasi ilegal.
( Baca juga: Dalam 5 Bulan, Kasus Positif Covid-19 Tembus Angka 100.000 )
Pemerintah Vietnam dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa pihak berwenang di provinsi Ha Giang, yang berbatasan dengan China, telah menangkap lebih dari 1.500 orang yang secara ilegal menyeberang ke provinsi itu sejak Mei. "Kebanyakan dari mereka yang ditangkap adalah warga negara Vietnam dan mereka saat ini dikarantina," ujarnya.
Vietnam kembali waspada setelah pemerintah pada hari Sabtu lalu mengkonfirmasi infeksi komunitas pertamanya sejak April dan tiga kasus lainnya pada hari Minggu, semuanya di atau sekitar Danang.
( Baca juga: Koarmada I Tangkap 2 Kapal Vietnam Lakukan Illegal Fishing di Natuna )
"Evakuasi akan memakan waktu setidaknya empat hari dengan maskapai penerbangan domestik mengoperasikan sekitar 100 penerbangan setiap hari dari Danang ke 11 kota Vietnam," kata pemerintah Vietnam dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Senin (27/2020).
Kementerian Kesehatan Vietnam menuturkan, mereka yang dievakuasi dari Danang wajib menjalankan karantina mandiri selama 14 hari.
Menyusul penemuan kasus baru, Perdana Menteri Vietna, Nguyen Xuan Phuc memerintahkan polisi untuk meningkatkan tindakan terhadap imigrasi ilegal ke negara itu.
Media pemerintah pada akhir lalu mengatakan polisi di Danang telah menangkap seorang lelaki asal China berusia 42 tahun yang katanya adalah kepala kelompok kriminal yang membantu orang-orang secara ilegal memasuki Vietnam dari Tiongkok. Pihak berwenang belum secara resmi menghubungkan kasus-kasus baru di Danang dengan imigrasi ilegal.
( Baca juga: Dalam 5 Bulan, Kasus Positif Covid-19 Tembus Angka 100.000 )
Pemerintah Vietnam dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa pihak berwenang di provinsi Ha Giang, yang berbatasan dengan China, telah menangkap lebih dari 1.500 orang yang secara ilegal menyeberang ke provinsi itu sejak Mei. "Kebanyakan dari mereka yang ditangkap adalah warga negara Vietnam dan mereka saat ini dikarantina," ujarnya.
(esn)
Lihat Juga :