Diduga Lakukan Kejahatan Perang di Afghanistan, Pasukan Khusus Inggris Diselidik

Kamis, 06 Juli 2023 - 17:38 WIB
loading...
A A A
Tetapi pada hari Senin, kurang dari 48 jam sebelum mereka dijadwalkan untuk memperdebatkan kasus di depan ketua penyelidikan, Lord Justice Haddon-Cave, pengacara Kementerian Pertahanan menulis kepada penyelidik dengan mengatakan bahwa kementerian mengusulkan untuk membatalkan bagian dari aplikasi mereka.

Berbicara pada pembukaan persidangan di Royal Courts of Justice di London, Lord Justice Haddon Cave mengatakan bahwa, sejalan dengan Inquiries Act tahun 2005, sedapat mungkin harus didengar di depan umum untuk menghilangkan kekhawatiran publik tentang pokok bahasan penyelidikan.

Tetapi ketua mengakui bahwa beberapa bukti perlu didengarkan dalam audiensi tertutup, karena masalah keamanan nasional.

"Tugas penting adalah menyeimbangkan pertimbangan yang bersaing demi kepentingan publik," katanya.

Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan mengatakan: "Tidak pantas bagi Kementerian Pertahanan untuk mengomentari kasus-kasus yang berada dalam lingkup Penyelidikan Hukum dan terserah kepada Tim Penyelidikan Hukum, yang dipimpin oleh Lord Justice Haddon-Cave, untuk menentukan tuduhan mana diselidiki."

Seorang pengacara Polisi Militer Kerajaan (RMP), Paul Greaney KC, mengatakan kepada penyelidi pada hari Rabu bahwa pihaknya saat ini sedang menyelidiki tuduhan pembunuhan di luar hukum di Afghanistan dan telah menerima bukti dari informan secara rahasia.

Menekankan pentingnya melanjutkan penyelidikannya tanpa mengesampingkan potensi penuntutan, dan menghindari mengecilkan hati informan baru untuk melapor, RMP mengatakan sedang mengupayakan pembatasannya sendiri di sekitar tiga bidang utama: hal-hal yang berkaitan dengan penyelidikan yang sedang berlangsung; identitas pelapor rahasia; dan teknik dan metode rahasia yang digunakan oleh RMP sejauh ini dalam penyelidikannya.

Baca Juga: 2 Jet Tempur Su-27 Rusia Cegat 3 Pesawat Militer Inggris di Atas Laut Hitam

Pembalikan, yang dikonfirmasi pada sidang hari Rabu, berarti bahwa bukti keterlibatan pasukan khusus Inggris dalam dugaan pembunuhan di luar hukum di Afghanistan dapat didiskusikan secara terbuka dalam sidang penyelidikan dan dilaporkan secara terbuka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Balas Gelombang Serangan...
Balas Gelombang Serangan AS, Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Bahrain dan Yordania
Trump: Serangan ke Iran...
Trump: Serangan ke Iran Akan Berakhir sampai Saya Bilang "Cukup"
Rekomendasi
Kualitas Negara Hukum...
Kualitas Negara Hukum Terletak dari Kemampuan Aparat Menjaga Hati Nurani
Pemkot Tangsel Bangun...
Pemkot Tangsel Bangun 3.280 PJU, Benyamin Davnie: Agar Aktivitas Masyarakat Aman
Harlah ke-28 PKB, Panji...
Harlah ke-28 PKB, Panji Bangsa Gelar Turnamen Mini Soccer Inklusif
Berita Terkini
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved