Paus Fransiskus Kecam Pembakaran Alquran di Swedia

Selasa, 04 Juli 2023 - 03:38 WIB
loading...
Paus Fransiskus Kecam...
Paus Fransiskus mengutuk insiden pembakaran Alquran di Swedia. Foto/Reuters
A A A
LONDON - Paus Fransiskus mengutuk pembakaran Al-Quran minggu lalu di Swedia, dengan mengatakan dia merasa "marah dan jijik" melihat kitab suci umat Islam itu dinodai.

Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan surat kabar Uni Emirat Arab Al Ittihad, paus mengatakan: “Buku apa pun yang dianggap suci harus dihormati untuk menghormati mereka yang mempercayainya.

“Saya merasa marah dan muak dengan tindakan ini.”

Baca Juga: Profil Salwan Momika, Pria di Balik Pembakaran Al-Qur'an di Swedia yang Mengejutkan

Pada Rabu (28/06/2023), ketika banyak Muslim merayakan Idul Adha, seorang pria di Stockholm merobek dan membakar Alquran di luar masjid, menuai kecaman luas, termasuk dari pemerintah Turki dan Arab Saudi.

Pada hari Minggu, Organisasi Kerjasama Islam (OKI), sebuah kelompok yang terdiri dari 57 negara, mengatakan tindakan kolektif diperlukan dan hukum internasional harus digunakan untuk menghentikan kebencian agama.

OKI mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Kita harus mengirimkan pengingat terus-menerus kepada komunitas internasional mengenai penerapan hukum internasional yang mendesak, yang dengan jelas melarang advokasi kebencian agama.”

Arab Saudi memanggil duta besar Swedia atas insiden tersebut untuk mendesak Stockholm agar “menghentikan semua tindakan yang secara langsung bertentangan dengan upaya internasional yang berusaha menyebarkan nilai-nilai toleransi, moderasi, dan penolakan terhadap ekstremisme dan merusak rasa saling menghormati yang diperlukan untuk hubungan antara masyarakat dan negara”.

Sementara polisi Swedia telah memberikan izin untuk melakukan protes, pria yang membakar Al-Qur'an didakwa melakukan agitasi terhadap kelompok etnis atau bangsa.

Baca Juga: Swedia Akhirnya Ikut Mengutuk Pembakaran Al-Qur'an

Insiden itu, yang juga dikutuk oleh pemerintah Swedia dan Washington, memicu protes besar di Baghdad.

Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson mengatakan sudah saatnya Swedia memikirkan identitasnya. “Ini adalah situasi keamanan yang serius. Tidak ada alasan untuk menghina orang lain,” katanya.

Sementara polisi Swedia telah menolak beberapa permohonan baru-baru ini untuk demonstrasi anti-Quran, pengadilan telah menolak keputusan tersebut, mengatakan mereka melanggar kebebasan berbicara.

Dalam wawancaranya, Paus menolak alasan kebebasan berbicara.

“Kebebasan berbicara tidak boleh digunakan sebagai sarana untuk merendahkan orang lain, dan membiarkan yang ditolak dan dikutuk,” katanya.

Protes anti-Muslim di Swedia telah terjadi sebelumnya.

Pada akhir Januari, Turki menangguhkan pembicaraan tentang aplikasi keanggotaan NATO Swedia setelah seorang politisi sayap kanan Denmark membakar salinan Alquran di dekat kedutaan Turki di Stockholm.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Hina Umat Islam, Pemukim...
Hina Umat Islam, Pemukim Israel Bakar Salinan Al-Quran di Yerusalem
Suami Bejat, Terbukti...
Suami Bejat, Terbukti Bantu 120 Pria Beli Layanan Seks Istrinya
Ini Al-Quran Unik yang...
Ini Al-Qur'an Unik yang Digunakan Zohran Mamdani dalam Pelantikannya sebagai Wali Kota New York
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved