Kasus Meningkat, Eropa Gagal Cegah Gelombang Kedua Covid-19

Senin, 27 Juli 2020 - 09:37 WIB
loading...
A A A
Inggris menyatakan semua warganya yang baru saja kembali dari Spanyol harus mengisolasi diri. Norwegia dan Prancis memberlakukan hal sama. Perdana Menteri Prancis Jean Castex mengatakan, orang yang baru datang dari 16 negara harus melakukan isolasi.

Baik Prancis dan Jerman mengalami kenaikan jumlah kasus corona di tengan pembukaan kembali ekonomi di Eropa. Kementerian Kesehatan Prancis menyebutkan lebih dari 1.000 kasus baru ditemukan di rumah sakit.

Kasus baru virus corona di Eropa menunjukkan peningkatan tajam dengan rekor harian mencapai 280.000 dalam dua hari terakhir. “Tidak ada negara yang tidak terinfeksi terutama di Amerika dan Asia Tenggara,” demikian keterangan Badan Kesehatan Dunia (WHO). Data Universitas Johns Hopkins mencatat sebanyak 15,7 juta kasus virus corona secara global dengan jumlah kematian mencapai 640.000 orang. (Lihat videonya: 7 Langkah Amankan Tayangan YouTube untuk Anak-anak)

Sementara itu, Korea Utara (Korut) untuk pertama kalinya melaporkan apa yang mereka gambarkan sebagai dugaan kasus virus corona. Pada saat bersamaan, Spanyol mengalami gelombang kedua pandemi virus corona.

Kantor berita pemerintah, KCNA, melaporkan seseorang yang membelot ke Korea Selatan (Korsel) tiga tahun silam kembali ke Korut tiga pekan lalu dan memiliki gejala-gejala Covid-19 . Pemimpin Korut Kim Jong-un langsung mengadakan pertemuan darurat dengan pejabat tinggi dan memberlakukan karantina wilayah atau lockdown di kota perbatasan Kaesong. (Muh Shamil)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Turki Catat 62 Tendangan...
Turki Catat 62 Tendangan Tanpa Gol dalam 180 Menit di Piala Dunia 2026
Kabar Duka, Icuk Nugroho...
Kabar Duka, Icuk Nugroho Pemeran Saep di Preman Pensiun Meninggal Dunia
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Infografis
Waspada, Kasus Demam...
Waspada, Kasus Demam Berdarah di Indonesia Kembali Meningkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved