Kenapa Belarusia Dipilih sebagai Tempat untuk Wagner PMC Group? Ada 3 Penyebabnya

Jum'at, 30 Juni 2023 - 13:55 WIB
loading...
Kenapa Belarusia Dipilih...
Ada 3 penyebab Belarusia dipilih sebagai tempat untuk kelompok tentara bayaran Wagner. Foto/Kolase/Sindonews
A A A
JAKARTA - Wagner PMC Group telah setuju untuk pindah ke Belarusia, setelah kelompok tersebut menghentikan pemberontakannya. Pemindahan ini adalah penawaran dari Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Pemimpin Wagner PMC Group, Yevgeny Prigozhin, telah memutuskan untuk menarik pasukannya menuju Belarusia setelah bernegosiasi dengan pemimpin negara tersebut, Alexander Lukashenko.

Lantas, kenapa harus Belarusia yang dipilih sebagai wadah penampung tentara bayaran ini? Bahkan pemimpin negara ini mengizinkan untuk pasukan Rusia termasuk Wagner PMC Group melintasi perbatasannya dalam rangka menginvasi Ukraina.

Penyebab Belarusia dipilih Sebagai Tempat Wagner PMC Group

1. Belarusia Merupakan Sekutu Rusia


Belarusia sendiri merupakan negara yang berada di Eropa Timur, lokasinya terkurung daratan yang berbatasan dengan Rusia dan Ukraina. Republik bekas Uni Soviet ini memang dikenal sebagai salah satu wilayah yang menjalin hubungan baik dengan Putin.

Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko juga telah memutuskan hubungan dengan Barat. Menurut Dr Nigel Gould-Davies, mantan duta besar Inggris untuk Belarusia yang sekarang menjadi anggota wadah pemikir International Institute for Strategic Studies. "Ini membuatnya semakin bergantung pada Rusia."

2. Adanya Perjanjian Antara Belarusia dengan Rusia


Dilansir dari BBC, pada tahun 2021 lalu, Belarusia sempat menandatangani perjanjian keamanan yang mengizinkan pasukan Rusia ditempatkan di sana.

Pada Januari dan Februari 2022, pasukan Rusia mengadakan latihan militer bersama di Belarus, dan hingga 30.000 tentara kemudian menyerbu Ukraina dari wilayahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Infografis
3 Alasan Rusia Kini...
3 Alasan Rusia Kini Didukung AS untuk Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved