5 Alasan Bos Wagner Menyerah, Nomor 4 Takut dengan Ramzan Kadyrov

Minggu, 25 Juni 2023 - 08:29 WIB
loading...
A A A
Prigozhin tahu tentang siapa sebenarnya Putin. Dia menyerah juga karena dia tahu apa yang akan dilakukan oleh Putin terhadap musuhnya.

Apalagi, Rusia mengimbau tentara bayaran Grup Wagner untuk meninggalkan organisasi dan pemimpinnya.

Presiden Putin memperingatkan tentara bayaran Grup Wagner bahwa pemberontakan bersenjata adalah pengkhianatan dan siapa pun yang mengangkat senjata melawan Rusia akan dihukum.

Putin berjanji mengambil tindakan tegas untuk menstabilkan Rostov-on-Don, sebuah kota Rusia selatan di mana kepala Wagner Yevgeny Prigozhin mengatakan pasukannya telah menguasai semua instalasi militer.

"Ini merupakan pukulan bagi Rusia, bagi rakyat kami. Dan tindakan kami untuk mempertahankan Tanah Air dari ancaman semacam itu akan sangat keras," kata Putin, menyebut tindakan kelompok Wagner sebagai "tikaman dari belakang."

4. Takut dengan Pemimpin Chechnya

5 Alasan Bos Wagner Menyerah, Nomor 4 Takut dengan Ramzan Kadyrov

Foto/Reuters

Prigozhin takut dengan pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov yang sudah menyatakan dukungan kepada Putin.

Kadyrov sudah menyatakan bahwa tentang "pengkhianatan keji" oleh Prigozhin di Telegram. “Pemberontakan harus ditumpas, dan jika ini membutuhkan tindakan keras, maka kami siap!” katanya.

5. Takut Melawan Militer Rusia

Bos Wagner sangat takut dengan kekuatan militer Rusia yang memiliki 830.000 prajurit dan 250.000 tentara cadangan. Jika dibandingkan dengan 25.000 prajurit bayaran Wagner, sangatlah tidak seimbang.

Apalagi, Rusia diakui memiliki militer dengan kekuatan terbesar kedua di dunia. Itu yang menyebabkan bos Wagner harus berpikir ulang kali untuk melawan Putin yang mengendalikan militer.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
PM Israel Netanyahu:...
PM Israel Netanyahu: Perang Lawan Iran Belum Selesai!
Rekomendasi
OBATApps dan Dami Sariwana...
OBATApps dan Dami Sariwana Perkuat Kompetensi Mahasiswa Farmasi
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Hakim Jadwalkan Putusan Praperadilan ke-2 Roy Suryo pada 20 Juli 2026
IHSG Ditutup Menguat...
IHSG Ditutup Menguat Tipis, Rupiah Masih Bertengger di Atas Rp18.000
Berita Terkini
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved