Padati Stadion, Ribuan Warga Filipina yang Ingin Mudik Dites Covid-19
Minggu, 26 Juli 2020 - 06:01 WIB
loading...
A
A
A
Banyak orang di stadion itu terjebak di Manila saat penerapan lockdown pada pertengahan Maret untuk merespon pandemi virus corona.
Lockdown dilonggarkan pada Juni sehingga bisnis dapat buka lagi dalam kapasitas terbatas. Namun sekolah masih tutup dan perkumpulan massa dilarang.
Semua orang harus memakai masker di tempat publik dan menjaga jarak satu meter. Anak-anak dan warga lanjut usia diminta tetap tinggal di rumah.
Salah seorang di stadion itu adalah Fred Marick Ukol, 40, yang terjebak di Manila setelah penerbangannya ke Australia dibatalkan. (Lihat Video: Traktor Tanpa Awak Buatan Pemuda di Temanggung)
“Kami tidak punya pekerjaan dan sekolah semua tabungan kami habis karena lockdown,” kata Ukol menceritakan nasib dia dan para pekerja lainnya. (Lihat Infografis: Hagia Sophia, Lebih dari Sekadar Tempat Ibadah)
Lockdown dilonggarkan pada Juni sehingga bisnis dapat buka lagi dalam kapasitas terbatas. Namun sekolah masih tutup dan perkumpulan massa dilarang.
Semua orang harus memakai masker di tempat publik dan menjaga jarak satu meter. Anak-anak dan warga lanjut usia diminta tetap tinggal di rumah.
Salah seorang di stadion itu adalah Fred Marick Ukol, 40, yang terjebak di Manila setelah penerbangannya ke Australia dibatalkan. (Lihat Video: Traktor Tanpa Awak Buatan Pemuda di Temanggung)
“Kami tidak punya pekerjaan dan sekolah semua tabungan kami habis karena lockdown,” kata Ukol menceritakan nasib dia dan para pekerja lainnya. (Lihat Infografis: Hagia Sophia, Lebih dari Sekadar Tempat Ibadah)
(sya)
Lihat Juga :